Erick Thohir berniat akuisisi tambang garam di luar negeri

Jum'at, 30 April 2021 | 10:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuka peluang untuk mengakuisisi tambang garam di luar negeri. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan garam industri di Indonesia.

Niatan itu diungkapkan Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi dalam konferensi pers usai FGD Konsolidasi BUMN Pangan, Kamis (29/4/2021).

"Akselerasi teknologi garam, Pak Menteri (Erick Thohir) juga membuka peluang, apabila harus men-take over (akuisisi) tambang garam di luar untuk transfer teknologi," ujarnya.

Dia menuturkan, tambang garam tersebut didorong untuk menghasilkan garam industri yang mengandung NaCl di atas 96 persen. Sementara itu, kebutuhan garam konsumsi sendiri sudah bisa dipenuhi oleh PT Garam (Persero).

"Jadi, bukan garam konsumsi tapi garam industri, kalau garam konsumsi kami rasa sudah cukup," terangnya.

Sebetulnya, Erick sendiri sudah pernah menyampaikan rencana akuisisi tambang garam di luar negeri itu untuk menghasilkan garam industri. Akuisisi dilakukan karena saat ini Indonesia masih defisit garam industri sehingga masih harus mengimpor.

"Garam gimana? Garam konsumsi swasembada tapi garam industri belum atau kami sebagai korporasi kalau ada nilai yang menarik untuk perusahaan tambang garam di luar negeri bisa saja kita caplok karena garam industri terus impor," jelas Erick pada Jakarta Food Security Summit tahun lalu.

Dalam bahan paparannya, akuisisi ladang garam ditugaskan kepada MIND ID dan PT RNI (Persero). Selain tambang garam, ia juga berencana mengakuisisi peternakan sapi dan tambang fosfat.

"Beberapa inisiatif kami yang sedang dalam pipeline (antrian) meliputi akuisisi peternakan, tambang fosfat, dan ladang garam di luar negeri," ujarnya.

Selain melepaskan Indonesia dari ketergantungan ekspor, rencana akuisisi tersebut juga bertujuan untuk mendorong perusahaan pelat merah go internasional.

Dalam bahan paparannya, BUMN yang akan mendapatkan penugasan untuk melakukan akuisisi sektor peternakan adalah PT RNI (Persero). Sedangkan, akuisisi tambang fosfat akan dilakukan oleh MIND ID dan PT Pupuk Indonesia (Persero). kbc10

Bagikan artikel ini: