Perusahaan klub malam milik Wulan Guritno siap go public pada 5 Mei

Senin, 3 Mei 2021 | 12:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengelola klub malam Lucy in the Sky di SCBD, PT Lima Dua Lima Tiga berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Mei 2021 mendatang. Perusahaan berencana menjual 337.500.000 lembar saham atau setara 32,61% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Ada nama Wulan Guritno di jajaran komisaris perusahaan tersebut. Harga IPO dibanderol Rp 100 per lembar. Dengan begitu, dana yang akan diraih perseroan dari IPO tersebut bisa mencapai Rp 33,75 miliar.

Direktur Utama Andaru Tahir mengatakan, harga IPO itu ditentukan berdasarkan beberapa faktor, di antaranya kondisi pasar pada saat bookbuilding dilakukan, permintaan dari calon investor yang berkualitas, kinerja perseroan, prospek usaha. Selain itu, dihitung dari hasil pertimbangan dari jumlah permintaan terbanyak yang diterima oleh penjamin pelaksana emisi efek yang dilaksanakan pada 13-19 April 2021.

"Hasil dari bookbuilding sangat mengesankan dan di luar ekspektasi awal kami. Minat investor tetap tinggi untuk menyerap saham perseroan. Investor melihat prospek cerah di dalam rencana bisnis FnB kami ke depannya," ujar Andaru dalam keterangan resminya dikutip Minggu (2/5/2021).

Rencananya, dana segar yang diraup dari IPO tersebut akan dipakai perusahaan untuk menambah tujuh gerai dengan konsep baru. Selain itu, perusahaan akan menggandeng merek burger ternama seperti Lawless Burger dan Pizzza Dealer.

"Setelah adanya pandemi, terdapat perubahan perilaku masyarakat di mana sekarang masyarakat lebih memilih tempat yang menyediakan ruang terbuka. Perseroan melihat peluang tersebut, sehingga seluruh dana yang dihimpun akan digunakan untuk membuka tujuh gerai baru dengan konsep venue yang baru dengan ruang terbuka dan semi-terbuka yang menyegarkan," ujar Komisaris Independen, Wulan Guritno.

Gerai-gerai baru tersebut sebagian akan dibuka di Jakarta. Namun perseroan juga hendak melakukan ekspansi ke tiga kota besar lain di Indonesia yaitu Surabaya, Bandung, dan Bali. Pembukaan gerai-gerai baru tersebut ditarget bisa mulai terlaksana di semester II-2022.

Sejauh ini, perseroan sedang dalam proses negosiasi dengan pemilik tempat di Senopati, Little Tokyo Blok M, PIK 2, dan Sarinah. Sedangkan di Surabaya, Bandung, dan Bali masih dalam tahap perencanaan desain dan juga studi pasar.

"Perseroan meyakini, penambahan outlet di beberapa kota di Indonesia ke depan akan terus bertumbuh sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan hiburan di tengah kota yang aman dan nyaman," tambah Wulan Guritno. kbc10

Bagikan artikel ini: