Lion Air Group buka penerbangan charter di masa pelarangan mudik

Kamis, 6 Mei 2021 | 15:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai Lion Air Group membuka penerbangan charter atau sewa selama masa larangan mudik lebaran 2021 pada periode 6-17 April 2021.

Layanan penerbangan charter Lion Air Group tersebut dibuka untuk semua maskapai di bawah naungan grup tersebut, yakni Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), dan Batik Air (kode penerbangan ID).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, layanan ini dibuka dalam rangka mengakomodir kebutuhan perjalanan udara. Kebijakan ini sekaligus untuk membantu mempermudah pergerakan atau mobilisasi orang dan barang dari semua kalangan yang membutuhkan.

Disebutkan, layanan dibuka untuk perjalanan dinas pemerintah, swasta, organisasi dan lembaga lainnya, dengan tetap menghadirkan kualitas layanan dan biaya yang kompetitif.

“Lion Air Group selama 7 Mei – 15 Mei 2021 menawarkan layanan yang dijalankan setelah mendapatkan izin dari regulator dan otoritas setempat,” kata Danang dalam keterangan resmi, Rabu (5/5/2021).

Penerbangan sewa yang ditawarkan meliputi penerbangan sewa penumpang tidak berjadwal (passenger charter) dan penerbangan sewa angkut kargo (cargo charter).

“Di tengah situasi masa waspada pandemi Covid-19, Lion Air Group senantiasa berupaya dan meningkatkan kinerja secara maksimal sejalan tujuan membantu dan memperlancar pergerakan orang dan barang sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Lion Air Group berharap dapat memberikan nilai lebih kepada calon penumpang serta pihak penyewa dalam memenuhi permintaan penerbangan berjadwal dan charter.

Hal ini, berdasarkan pengalaman dalam menerbangi berbagai kota utama dan kota sekunder di Indonesia dan mancanegara.

“Lion Air Group mengoperasikan berbagai tipe pesawat sesuai kebutuhan, yaitu Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, ATR 72-500 serta ATR 72-600,” urainya.

Dia menegaskan, seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di dalam kabin dan menyaring lebih dari 99,9 persen jenis virus, kuman, serangga dan bakteri.

Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Untuk udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

“Peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air Group secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada,” urainya.

Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini sesuai rekomendasi aturan dari regulator serta komitmen Lion Air Group dalam beroperasi yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Adapun mengenai pejalanan udara pada penerbangan niaga penumpang berjadwal dalam negeri (regular flight), Lion Air akan melayani operasional dan layanan penerbangan pada 7 Mei – 15 Mei 2021 apabila secara skala atau penghitungan ekonomi terpenuhi.

“Kebijakan tersebut dinilai sangat tepat guna mendukung program pemerintah #TidakMudik2021 sejalan pengendalian transportasi udara selama masa peniadaan mudik dalam upaya mempertimbangkan kondisi masa waspada pandemi Covid-19 secara nasional #YukSelamatBersama,” pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: