Soho tebar dividen Rp299 miliar

Kamis, 6 Mei 2021 | 15:47 WIB ET

JAKARTA - PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2020 sebesar Rp 299,52 miliar. Angka tersebut setara dengan Rp 236 per saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) perseroan menjelaskan, pembagian dividen tersebut dilakukan setelah mendapatkan restu dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar belum lama ini.

“Adapun dividen ini akan dibagikan oleh perseroan pada para pemegang sahamnya pada tanggal 20 Mei 2021,” jelas manajemen dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021).

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2020, perseroan raih kinerja positif setelah membukukan laba bersih sebanyak Rp 172,10 miliar. Jumlah ini meningkat 45.07% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni Rp 118,70 miliar.

Pertumbuhan laba bersih ini sejalan dengan moncernya penjualan perseroan pada tahun 2020, tercatat sebesar Rp 7,55 triliun, melonjak 19.27% dari Rp 6,33 triliun. Dengan demikian total pendapatan yang diperoleh perseroan berjumlah Rp 6,16 triliun, naik signifikan dari raihan tahun 2020 Rp 5,04 triliun.

Sebelumnya, pada awal tahun 2021, pengendali saham Soho Global Health, Eng Liang Tan mengalihkan 38,37% saham miliknya di Soho Global ke badan usaha berbentuk perusahaan terbatas. Aktivitas ini terekam melalui aksi tutup sendiri atau crossing saham di pasar negosiasi yang melibatkan 487,08 juta saham dengan nilai transaksi Rp 2,29 triliun.

Transaksi ini praktis mengakibatkan harga saham produsen suplemen Imboost tersebut melesat 19,80% ke level Rp 6.050 per saham. Transaksi jual beli saham SOHO dilakukan pada harga Rp 4.700 per saham.

Adapun, sekuritas yang terlibat crossing saham ini adalah PT Indo Premier Sekuritas (PD). Direktur dan Sekretaris Perusahaan Soho Global Health Yuliana Tjhai mengatakan, transaksi yang dilakukan Eng Liang Tan bukan transaksi material atau tidak mengakibatkan perubahan pemegang saham perseroan. Eng Liang Tan memindahkan saham yang semula atas nama pribadi, kini menjadi atas nama badan usaha.

“Badan usaha itu pun dikendalikan langsung oleh Eng Liang Tan. Istilahnya hanya balik nama biasa. Ini wajar dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang semula adalah perusahaan keluarga, sekarang sudah publik,” kata dia kepada Investor Daily..

Yuliana menambahkan, setelah transaksi balik nama saham tersebut, manajemen memastikan belum ada rencana aksi korporasi lanjutan. Perseroan cenderung fokus meningkatkan ketersediaan produk andalan yakni Imboost di seluruh saluran distribusi Tahun ini, Soho Global juga berencana meluncurkan produk multivitamin baru, selain Imboost dan memperluas segmen pasar.

Perseroan juga akan memasukkan e-katalog dengan sejumlah produk penting yang bertujuan menangani penyakit serius. Dengan ekspansi tersebut, perseroan optimistis dapat membukukan kinerja yang solid sepanjang 2021. kbc9

Bagikan artikel ini: