Suzuki sumringah penjualan mobilnya di Jatim menanjak 22 persen di 2021

Jum'at, 7 Mei 2021 | 10:01 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kalangan pelaku usaha otomotif khususnya mobil baru di Tanah Air bisa bernafas lega setelah tahun 2020 lalu babak belur akibat pandemi Covid-19. Di awal tahun ini, seiring mulai menggeliatnya perekonomian serta stimulus berupa pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) oleh pemerintah mampu membuat pasar bergairah.

Direktur of Sales and Marketing PT United Motors Centre (UMC) selaku diler resmi mobil Suzuki wilayah Jatim, Fredy Teguh mengakui, kebijakan PPnBM untuk mobil baru ampuh untuk mendongkrak penjualan mobil di Jawa Timur.

"Pandemi memang mengubah kebiasaan dan budaya masyarakat dalam hal pembelian mobil termasuk menjelang Lebaran yang sebelum pandemi menjadi salah satu peak season," ungkapnya pada acara Virtual Bukber UMC bersama media pada Kamis (5/5/2021).

Menurut Fredy Teguh, sejak pandemi, konsep penjualan otomotif mengalami perubahan, yang sebelumnya mengandalkan offline berubah ke online atau digital. Apalagi dengan adanya aturan pembatasan perjalanan di masa Lebaran oleh pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19, sedikit banyak mempengaruhi daya beli masyarakat.

"Namun kita bersyukur dengan kebijakan pemerintah terkait relaksasi PPnBM, mampu mengangkat penjualan," tandasnya.

Fredy menyebut, penjualan mobil Suzuki di Jatim di tahun 2021 bisa dibilang sudah balik seperti sebelum pandemi. "Tahun ini penjualan kita meningkat sekitar 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," ungkap Fredy didampingi Yuanita Christanti, Marketing Manager PT UMC.

Area Sales Manager Jatim PT UMC, Wiyarso Adiwibowo mengaku optimis relaksasi berupa pembebasan PPnBM untuk pembelian mobil baru akan meningkatkan gairah pasar otomotif.

"Dengan adanya penurunan harga karena adanya subsidi PPnBM, sehingga secara pricelist-nya turun dari harga normal dan tentunya yang diuntungkan konsumen," tandasnya.

Namun demikian, dia menyebut, tingginya permintaan tersebut calon konsumen harus rela menunggu unit terdelivery, mengingat pasokan dari pabrik tetap.

"Untuk tipe Ertiga dan XL7 harus inden. Kami berharap sudah terdelivery ke konsumen sebelum masa relaksasi PPnBM berakhir. Sementara tipe lain seperti Suzuki Ignis dan Baleno Hatchback ready," ulas Wiyarso.

Sekadar diketahui, Ertiga dan XL7 masuk dalam jajaran tipe mobil Suzuki yang terkena program relaksasi pajak yang disetujui pemerintah. kbc7

Bagikan artikel ini: