Menteri ESDM pastikan kesiapan pasokan listrik untuk wilayah Jatim saat Idul Fitri

Jum'at, 7 Mei 2021 | 22:32 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti, Menteri ESDM Arifin Tasrif melakukan pemantauan kesiapan PLN dalam suplai dan menjaga keandalan sistem kelistrikan khususnya di Daerah Jawa Timur dan sekitarnya.

Rombongan menteri bersama pejabat PLN kantor pusat, mengunjungi PT PJB dan ruang dispatcher PLN Unit Pelaksan Pengatur Beban (UP2B) pada Kamis (6/5/2021). Arifin meninjau secara langsung kesiapan PLN dan PJB.

Arifin dan Zulkifli Zaini, Direktur Utama PT PLN meninjau ruang I-CORE (Intelligent Centre of Optimization for Reliabilty & Efficiency) milik PT PJB, inovasi dalam teknologi dunia kelistrikan. Melalui I-CORE, PT PJB memungkinkan untuk memantau, menganalisis, dan mendiagnosis kondisi pembangkit secara otomatis, melalui pengoptimalan sensor yang telah ada di mesin pembangkit di unit, untuk menghasilkan rekomendasi pemeliharaan atau perbaikan yang diperlukan, maupun untuk menggerakan peralatan secara otomatis sehingga tercapai keandalan dan efisiensi yang

optimum.

Rombongan meninjau implementasi teknologi yang merupakan pertama dan satu- satunya di Indonesia. ICORE sendiri sudah diimplementasikan pada 2 Unit Pembangkit PT PJB, yaitu UP Paiton dan UBJOM Indramayu. Selanjutnya, ICORE akan diterapkan di seluruh Unit Pembangkit dan siap untuk siaga guna menunjang kebutuhan masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang jatuh pada tanggal 13 Mei 2021.

"Digitalisasi Pembangkit PJB sudah dijalankan dengan baik, mulai dari pengawasan dan perbaikan. Semua karyawan PJB dan PLN harus dapat menghadapi perkembangan teknologi sehingga semakin mengoptimalkan performa pembangkit," pungkas Menteri ESDM tersebut.

Seiring dengan persiapan siaga Idul Fitri, rombongan Menteri melanjutkan peninjauan ke PLN UP2B Jawa Timur. Dihadiri oleh Direktur Regional Jawa Madura Bali Haryanto WS serta didamping oleh General Manager Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) Adi Priyanto, General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur & Bali (UIT JBM) Suroso dan Manager UP2B Taslim, PLN memaparkan kondisi sistem kelistrikan saat ini di Jawa Timur.

"Kondisi pasokan listrik di Jawa Timur saat ini kami mengalami surplus dimana beban puncak saat ini kurang lebih 5.900 MW dan daya mampu kita mencapai 8.000 MW. Kami pun mensuplai listrik ke Pulau Bali sebesar 200 hingga 500 MW melalui kabel laut 150 kV, kedepannya kami akan mensuplai menggunakan tegangan 500 kV dari Paiton ke Banyuwangi," ujar Haryanto WS saat memberikan penjelasan kondisi sistem kelistrikan Jawa Timur.

Dalam penjelesannya, Haryanto pun mengatakan bahwa dalam masa siaga Hari Raya Idul Fitri ini, PLN telah melakukan beberapa persiapan baik dari Jaringan Distribusi 20 kV hingga Jaringan Transmisi 70-500 kV. Tak hanya dari sisi jaringan, 145 Garduk Induk (GI) pun sudah dilakukan pemeliharaan agar beroperasi dengan optimal.

Pada kunjungannya tersebut, Arifin Tasrif menyemangati kepada PLN dalam memasok listrik ke masyarakat menjelang Hari Raya nanti di Jawa Timur. Ia pun berharap agar tidak terjadinya gangguan baik dari sisi internal maupun eksternal ketika menyalurkan listrik ke pelanggan.

"Dengan cadangan pasokan listrik yang cukup besar, semoga tidak mengalami hambatan saat mendistribusikan ke para pelanggan. Upayakan agar tidak ada gangguan eksternal seperti layang-layang atau balon udara nantinya ketika mendistribusikan listrik," pungkas Menteri ESDM Arifin Tasrif kepada PLN.kbc6

Bagikan artikel ini: