1,3 Juta dosis vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia

Sabtu, 8 Mei 2021 | 13:06 WIB ET

JAKARTA - Sebanyak 1,3 juta dosis vaksin jadi AstraZeneca tiba di Indonesia pada Sabtu (8/5) pagi. Vaksin COVID-19 produksi Universitas Oxford dan perusahaan AstraZeneca ini diterima melalui jalur multilateral, yakni jalur COVAX facility.

Menlu Retno L Marsudi, menjelaskan vaksin yang tersalurkan lewat skema COVAX ini merupakan kolaborasi dunia dalam memenuhi akses setara terhadap vaksin COVID-19 bagi seluruh negara di dunia.

“Indonesia sangat memahami bahwa upaya untuk memenuhi komitmen kesetaraan akses vaksin bagi semua negara tidaklah mudah,” kata Menlu Retno, Sabtu (8/5).

“Usaha keras dilakukan COVAX facility yang didukung oleh GAVI, WHO, CEPI, dan bermitra dengan UNICEF bagi pemenuhan vaksin setara bagi semua negara,” lanjutnya.

Menlu Retno mengungkapkan apresiasi Indonesia terhadap upaya dari COVAX facility tersebut, sebagai negara yang terus menerus menyerukan penyediaan vaksin bagi semua pihak di dunia, demi memulihkan kondisi dunia akibat pandemi virus corona.

“Dari sejak awal pandemi, secara konsisten Indonesia selalu menyuarakan akses vaksin yang setara bagi semua. Indonesia juga mendukung penghapusan paten vaksin COVID-19 guna mendorong kapasitas produksi dunia terhadap vaksin,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Indonesia kini telah mengamankan 6,4 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diterima dari COVAX facility. Sehingga, total dosis vaksin yang telah dimiliki Indonesia adalah 75,9 juta dosis.

Indonesia telah bekerja sama dengan UNICEF untuk menerima pasokan vaksin COVID-19 yang aman, efektif, serta dalam skala besar lewat skema COVAX facility.COVAX facility adalah bentuk kolaborasi negara-negara dunia, di mana mereka bekerja sama dengan GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization), CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations), dan WHO.

COVAX facility akan meningkatkan perkembangan, produksi, serta menjamin akses yang adil dan setara seluruh negara di dunia terhadap pemeriksaan, perawatan, serta vaksin COVID-19.

Bagikan artikel ini: