BCA terus genjot UMKM ke pasar ekspor

Rabu, 12 Mei 2021 | 06:42 WIB ET

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mendorong sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar memiliki daya saing global dan memberikan kontribusi lebih tinggi terhadap nilai ekspor Indonesia. Agar UMKM dapat naik kelas, inovasi kreatif terhadap produk dan strategi jitu pemasaran skala global merupakan hal penting sehingga produk UMKM dapat tembus ke pasar global. Hal ini dapat diperoleh jika pelaku UMKM terus menerus mendapat pembekalan dan pembelajaran sehingga mampu beradaptasi terhadap permintaan global.

Sebagai bagian dari acara UMKM Fest, webinar dengan topik kesiapan ekspor juga diharapkan dapat memberikan wawasan dan pendampingan bagi para UMKM agar siap go internasional. Pada Kamis (6/5), BCA menghadirkan webinar bertajuk “Strategi Inovasi Kreatif UMKM dalam Menembus Pasar Ekspor,” dengan narasumber, antara lain Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Didi Sumedi dan Sekretaris Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Johni Martha. Hadir pula dalam webinar tersebut Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Direktur BCA Rudy Susanto, Direktur BCA John Kosasih*, Senior EVP International Banking Branko Windoe, EVP International Banking Fanny Surjadi, dan EVP Bisnis Komersial & SME Freddy Iman. 

Jahja mengatakan, Indonesia memiliki ragam produk yang unik dan memiliki histori yang kuat untuk dapat dipasarkan. Ragam produk yang unik tersebut kebanyakan dikembangkan oleh UMKM Indonesia yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Kendati demikian, produk UMKM Indonesia belum dapat berbuat banyak di kancah global karena belum memiliki daya saing global yang dapat diterima pasar internasional. Hal ini diperlihatkan dari kontribusi UMKM terhadap ekspor Indonesia yang masih belum signifikan dan dapat ditingkatkan. 

“Terdapat 64 juta UMKM di Indonesia yang memiliki ragam produk. Kami ingin agar UMKM Indonesia terus dapat bertumbuh dan berkembang, sehingga mampu berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Karena itu, kami terus menyediakan forum pembelajaran dan pembekalan bersama bagi para UMKM dan mempertemukan para pelaku UMKM itu dengan pelaku pasar global. Dengan dukungan tersebut, kami harapkan UMKM Indonesia naik kelas dan unjuk gigi di pasar global,” ujar Jahja.

* menunggu hasil fit & proper test OJK

Sebagai bagian dari sistem keuangan nasional, BCA senantiasa mendorong UMKM agar makin cepat tumbuh, berdaya saing, dan segera pulih dari masa sulit. Sejalan dengan visi Pemerintah, BCA menggagas program Bangga Lokal yang selaras dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, serta menyelenggarakan BCA UMKM Fest, sebuah expo virtual yang menghadirkan lebih dari 18.000 produk unggulan dari seluruh Indonesia. 

Adapun sesi Business Matching, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan UMKM Fest yang diselenggarakan pada 16 April hingga 8 Mei 2021. Sesi virtual Business Matching merupakan kerja sama BCA dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia, International Trade Promotion Center (ITPC), dan Bank Koresponden untuk menghadirkan lebih dari 100 calon buyer dari 30 negara di lima benua. 

    

Hingga Jumat (06/05) tercatat 37 pelaku UMKM yang telah mengikuti 64 sesi business matching dengan 94 buyer asing, dengan 50 sesi di antaranya telah match dan 25 di antaranya melaju ke proses pengiriman sample produk ke negara calon buyer, seperti ke Amerika Serikat, Belanda, Brazil, Perancis, Finlandia, dan Malaysia. 

“BCA mendukung penuh peran UMKM dalam misi membangkitkan perekonomian Indonesia. Karena keterbatasan ruang gerak yang ada saat ini, kegiatan dilaksanakan secara online. Namun demikian, kegiatan ini memiliki tujuan mulia yaitu untuk membangkitkan motivasi dan optimisme pelaku UMKM di Indonesia, serta mempercepat realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia,” tutup Jahja.

Bagikan artikel ini: