Ingat! Bitcoin bukan 'mainan' bagi yang berduit cekak

Jum'at, 28 Mei 2021 | 15:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebagai instrumen investasi yang tergolong baru, Bitcoin tengah ramai jadi perbincangan publik. Maklum, selain terkenal di seluruh dunia, harga Bitcoin kerap naik turun sangat dalam sehingga diperlukan pemahanan atas instrumen ini.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, keuntungan berinvestasi Bitcoin yang terbilang cukup besar seimbang dengan risiko kerugiannya. Berinvestasi di Bitcoin tidak disarankan bagi orang yang hanya mau ikut-ikutan.

"Saya tidak sarankan orang hanya ikut-ikutan tanpa terlebih dahulu mempelajari mengenai berinvestasi itu apa, kemudian Bitcoin itu apa. Jika dasar-dasar investasinya belum kuat, itu saya tidak sarankan dia langsung nyemplung ke Bitcoin," jelasnya seperti dikutip, Kamis (27/5/2021).

Mike bilang, jika seseorang hanya mempunyai uang yang sedikit, itu juga tidak disarankan untuk berinvestasi di Bitcoin. Jadi harus punya uang lebih sehingga jika merugi kebutuhan yang lain tidak terganggu.

"Jadi harus benar-benar uang nganggur sekali. Serta, berbagai kebutuhan keuangan yang primer, tujuan-tujuan keuangan masa depan yang sudah disiapkan dengan menabung untuk investasi itu sudah semua," ujar Mike.

Sementara itu, Mike menuturkan, semua investasi memang mempunyai risiko. Akan tetapi, risiko tersebut dapat diminimalkan dengan memahami karakter dari instrumen keuangan yang digunakan.

"Kalau tidak mau boncos ya jangan investasi, tapi bisa diminimalkan. Kalau saya takut investasi, saya tidak akan dapat untung. Tapi kalau mau untung ya saya harus siap-siap rugi," tegas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: