AS larang warganya pelesiran ke Indonesia, ini alasannya

Selasa, 15 Juni 2021 | 11:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia. Alasannya, karena tingginya angka penularan Covid-19 dan kemungkinan adanya serangan teror yang ada di Indonesia.

Pemerintahan Joe Biden mengeluarkan Peringatan Level 3 bagi warganya yang berencana untuk pergi ke Indonesia. Dilansir dari travel.state.gov, The Center for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan maksud dari peringatan Level 3 berarti bahwa warga AS tidak boleh datang ke Indonesia, kecuali untuk hal-hal yang mendesak. Bahkan, warga AS diharapkan dapat mempertimbangkan kembali rencana keberangkatan mereka ke Indonesia.

"Langkah karantina yang dilakukan pemerintah diberlakukan untuk orang asing. Kunjungi halaman Covid-19 KBRI untuk informasi lebih lanjut tentang Covid-19 di Indonesia," jelas pernyataan yang dirilis pemerintah AS melalui travel.state.gov seperti dikutip, Senin (14/6/2021).

Selain peningkatan kasus Covid-19, Pemerintah AS juga mengkhawatirkan kemungkinan adanya serangan teror di Indonesia. Pasalna, teroris dapat menyerang kapan saja dengan atau tanpa peringatan, dengan target lokasi kantor polisi, tempat ibadah, hotel, bar, klub malam, pasar, pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat umum lainnya.

Selain itu, pemerintah AS juga mendesak warganya untuk mempertimbangkan kembali bepergian ke daerah Sulawesi Tengah dan Papua karena adanya kerusuhan sipil. Tidak lupa, pemerintah AS menyoroti kerentanan Indonesia terkena bencana alam, seperti letusan gunung berapi, tsunami, dan gempa bumi. kbc10

Bagikan artikel ini: