Melalui PG Semboro, PTPN XI genjot penjualan ritel Gupalas

Jum'at, 18 Juni 2021 | 19:38 WIB ET

JEMBER, kabarbisnis.com: PT Perkebunan Nusantara XI melalui PG Semboro Jember genjot bisnis gula ritail tahun 2021, hal ini disampaikan dalam paparan manajemen saat kunjungan kerja Dewan Komisaris Jumat (18/6/2021).

"Tahun 2021 ini kami PG Semboro rencanakan produksi gula ritail dengan merk dagang Gupalas sebesar 2,4 ribu ton. Ini jauh meningkat bila dibanding tahun sebelumnya yakni 811ton," terang Fajar Lazuardi General Manager PG Semboro, Jember.

Berbagai upaya dilakukan untuk menambah luasan lahan sebagai penyedia bahan baku tebu giling, diantaranya bekerjasama dengan pemerintah daerah.

"Upaya untuk menambah luasan lahan agar bahan baku tebu mencukupi kapasitas giling pabrik, kami telah bekerjasama dengan beberapa pihak antara lain pemkab Jember dan perusahaan perkebunan swasta dengan skema KSO atau kerjasama operasional. Kedepan kami akan melanjutkan berkomunikasi dengan Pemkab Jember untuk kerjasama mengelola lahan tidur menjadi lahan tebu," jelasnya lebih lanjut.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif Komisaris Utama PTPN XI Dedy Mawardi bahwa branding Gupalas harus terus ditingkatkan.

"PG Semboro dikenal dengan kualitas gula GKP I, yang menggunakan sistem remelt karbonatasi. Branding ini harus dipertahankan, terlebih kita berkomitmen mengembangkan gula ritail. Sedangkan sinergi pengelolaan lahan tebu dengan semua pihak sangat diperlukan untuk memenuhi kapasitas giling pabrik," harap Dedy Mawardi.

Sementara itu dalam kunjungan ke PG Djatiroto dihari yang sama, Dedy Mawardi memberikan apresiasi kepada manajemen atas capaian positif salah satu pabrik gula modern yang dimiliki PTPN XI tersebut.

"Kami memberikan apresiasi atas capaian peningkatan performa pabrik, pabrik gula Djatiroto merupakan salah satu pabrik gula paling modern yang dimiliki PTPN XI yang membuat proses lebih efektif dan berpengaruh terhadap BEP dan biaya proses. Terlebih akan digunakan aplikasi Informasi Teknologi robot berbasis artificial intelligence untuk menghitung produksi gula dan bisa jadi ini pertama kali digunakan di industri gula. Ini membuktikan bahwa PTPN XI siap dalam era industri 4.0," ungkap Dedy.

Kinerja pabrik hingga hari ke 23 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan bila dibanding tahun lalu pada hari giling yang sama.

"Dibandingkan tahun sebelumnya dihari yang sama, sudah ada peningkatan. Jumlah tebu yang digiling saat ini mencapai 129ribu ton, tahun lalu 117ribu ton, produksi gula saat ini 8,8ribu ton dibanding tahun lalu 6,7 ribu ton. Ini akan kami pertahankan hingga akhir giling nanti," terang Generasi Manager PG Djatiroto Gampil Dwi Susanto.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Dewan Komisaris dengan didampingi SEVP Operation dan jajarannya.kbc6

Bagikan artikel ini: