Gresik jadi lokasi pencanangan nasional imunisasi Penumokokus Konyugasi oleh Menkes

Selasa, 22 Juni 2021 | 19:30 WIB ET

GRESIK - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi G. Sadikin mencanangkan introduksi imunisasi Pneumokokus Konyugasi atau PCV di Pendopo Kabupaten Gresik, Selasa (22/6/2021). Acara yang dilaksanakan dengan konsep kombinasi virtual dan tatap muka ini dihadiri oleh Bupati Gresik, Perwakilan WHO Indonesia, Perwakilan UNICEF Indonesia, perwakilan CHAI (Clinton Health Access Initiative), perwakilan CDC Indonesia, dan perwakilan Inke Maris & Associates, Mitra Kerja BMGF (Bill and Melinda Gates Foundation) Indonesia. 

Imunisasi PCV telah ditetapkan sebagai imunisasi rutin yang diberikan di seluruh wilayah Indonesia secara bertahap. “Kami menargetkan introduksi imunisasi PCV dilakukan secara bertahap dimana pada tahap awal dilaksanakan di daerah risiko tinggi dan tahun 2022 akan diperluas ke seluruh Indonesia. Imunisasi PCV diberikan kepada setiap anak sebanyak 3 dosis, yaitu pada usia 2, 3 dan 12 bulan,” tegas Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin secara virtual.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes Budi G. Sadikin menyebut, dari sekitar 5 juta anak yang dilahirkan di Indonesia setiap tahunnya, 500 ribu diantaranya terkena pneumonia. Dari jumlah tersebut, 30 ribu harus dirawat dan 10 ribu diantaranya meninggal dunia. ”Ini angka yang besar sekali. Mereka ini tunas bangsa yang bisa memberikan kontribusi ke negara ini dalam 20-30 tahun ke depan,” ujarnya. Karena itu itu gembira vaksinasi CPV bisa diakses oleh seluruh anak Indonesia. Tidak lagi terbatas untuk sebagian kalangan saja. 

Untuk memastikan kesinambungan program imunisasi nasional PCV, Indonesia melaksanakan pengadaan vaksin PCV melalui mekanisme Advance Market Commitment (AMC) dimana pembelian dilakukan secara langsung dari Global Supply Division UNICEF dengan harga yang lebih terjangkau. ”Saat ini, Indonesia telah menerima 1,6 juta dosis pertama vaksin Pneumokokus Konjugasi (PCV) melalui mekanisme AMC,” Bapak Menteri Kesehatan menjelaskan.

Plt Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan mulai tahun ini PCV akan menjadi imunisasi rutin di seluruh wilayah Indonesia. Untuk pelaksanaannya pada Bulan Juni diawali di delapan kabupaten/kota di Jawa Timur dan enam Kabupaten/kota di Jawa Barat. ”Keberhasilan program butuh dukungan dan partisipasi masyarakat,” sebutnya.

Bagikan artikel ini: