Pertumbuhan ekonomi RI tahun ini diyakini positif, bos Kadin sebut stimulus tetap diperlukan

Selasa, 29 Juni 2021 | 09:44 WIB ET
Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani
Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani optimistis ekonomi Indonesia tahun 2021 akan tumbuh positif. Hal ini berbeda dengan tahun 2020 yang mengalami kontraksi 2,07 persen akibat pandemi Covid-19.

"Kalau pertumbuhan ekonomi kita optimis tahun ini akan surplus. Walaupun kuartal I minus 0,73 persen, kami melihat di kuartal II, III, dan IV akan mengalami peningkatan sehingga surplus," ujarnya dalam video conference di Istana Negara, Senin (28/6/2021).

Meskipun menjelang kuartal III/2021 perekonomian Indonesia mengalami sedikit tekanan, Rosan menilai hal tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi tahun ini.

"Walaupun sekarang ada tekanan sedikit di kuartal III ini dan kami melihatnya apalagi dengan surplus ekspor kita yang sangat-sangat baik, tren harga dari natural resources juga sudah meningkat," jelas dia.

Rosan juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar tetap memberikan insentif atau stimulus terhadap sektor kesehatan maupun perekonomian terutama pada sektor-sektor industri tertentu yang memiliki dampak sangat besar.

"Jadi, kami juga menyampaikan harapan itu kepada bapak presiden karena kalau kita melihat kondisinya karena sampai tahun depan mungkin keadaannya belum pulih sehingga stimulus-stimulus itu masih diperlukan terutama untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) dan juga terhadap bidang-bidang yang terdampak besar karena adanya Covid-19 ini," bebernya. kbc10

Bagikan artikel ini: