Pemerintah segera umumkan program vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak

Selasa, 29 Juni 2021 | 10:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Erick Thohir menyebut, vaksin Covid-19 untuk anak-anak saat ini masih dalam proses pengadaan. Nantinya setelah vaksin tersebut siap maka akan segera diumumkan.

"Saya rasa untuk domainnya bukan di saya, lebih baik kita menunggu saja karena memang ada proses daripada yang harus dilalui kita tunggu saja, secepatnya akan diumumkan," kata Menteri Erick dalam Konferensi pers Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) Ivermectin, Senin (28/6/2021).

Disamping itu, Menteri Erick menambahkan, saat ini Kementerian BUMN sedang menjalin kerjasama dengan Balitbangkes terkait perkembangan vaksin Merah Putih. Menurutnya, kemandirian vaksin Covid-19 harus terwujud.

"Vaksin yang diinisasi BUMN, kita juga sedang penjajakan untuk Balitbangkes seperti apa hasilnya. Kita melihat kebutuhan vaksin di tahun depan itu masih luar biasa banyak, sepertinya kita akan selalu divaksin," ujarnya.

Oleh karena itu, Menteri Erick menegaskan pentingnya kemandirian vaksin dan membuka pintu selebar-lebarnya kepada berbagai pihak, baik Kementerian BUMN bekerjasama dengan universitas maupun swasta, agar kebutuhan vaksinasi di Indonesia bisa cepat.

"Kemandirian vaksin harus terjadi, apakah itu dilakukan BUMN bersama universitas di Indonesia, atau Swasta dan Universitas, kita harus membuka selebar-lebarnya karena kebutuhan vaksinnya tinggi dan jumlah penduudknya besar," ujarnya.

Apalagi, kata Menteri Erick, sekarang semua negara mencoba mengejar kecepatan vaksinasi. "Alhamdulillah dengan kerja keras semua, di Pemerintahan sudah mencapai 1,3 juta (vaksin). Kalau bisa terus digalakkan maka kita bisa menjadi salah satu negara yang vaksinasinya cepat," pungkasnya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa vaksin Sinovac sudah boleh diberikan untuk anak usia 12 hingga 17 tahun. Jokowi menyebut pemberian vaksin Sinovac untuk anak usia 12 tahun telah direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kita bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman untuk anak-anak usia 12-17 tahun," kata Jokowi dalam keterangan daring, Senin (28/6/2021).

Jokowi menyatakan pelaksanaan vaksinasi untuk anak bisa segera dilaksanakan dalam waktu dekat. "Sehingga vaksinasi untuk anak usia tersebut bisa segera dimulai," katanya.

Selain itu, Jokowi mengingatkan untuk meredam laju penyebaran corona, harus dilakukan semua pihak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.

"Dalam menekan covid-19 ini hanya dapat dilakukan dengan upaya bersama, untuk itu saya mohon pada Bapak Ibu kita semua untuk tidak ragu divaksinasi dan tetap berdisiplin jalankan prokes. Sekali lagi saya ingatkan tinggallah di rumah selama tidak ada kebutuhan mendesak," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: