Garuda Indonesia nyatakan default atas sukuk global

Selasa, 29 Juni 2021 | 19:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) mengungkapkan keadaan default atau gagal bayar atas sukuk global senilai US$500 juta (Rp 7,25 triliun).

"Dapat kami konfirmasikan bahwa atas penundaan jumlah pembagian berkala sukuk global, maka telah terjadi keadaan default berdasarkan perjanjian penerbitan sukuk global," ungkap penjelasan manajemen Garuda Indonesia kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasi publik dikutip Selasa (29/6/2021).

Sebelumnya, Garuda melakukan penundaan pembayaran jumlah pembagian berkala sukuk global yang jatuh tempo pada 3 Juni 2021 dan perpanjangan grace period hingga 17 Juni 2021. Sukuk Global itu ditawarkan pada 2015 dengan jangka waktu 5 tahun dan bunga sebesar 5,95%.

Perseroan menunjuk beberapa institusi keuangan uang yang juga merupakan relationship banks, untuk bertindak sebagai Joint Lead Managers, antara lain Dubai Islamic Bank, ANZ, Standard Chartered Bank, Deutsche Bank, dan lainnya, dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut.

Atas penundaan tersebut, manajemen Garuda menjelaskan, tetap menunda pembayaran jumlah pembagian berkala sukuk global merupakan langkah berat yang harus ditempuh di tengah upaya pemulihan kinerja imbas pandemi Covid-19 yang salah satunya berdampak terhadap keterbatasan kondisi likuiditas perseroan.

Disebutkan juga bahwa perseroan akan terus menunda pembayaran jumlah pembagian berkala sukuk global sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut. "Hal itu disebabkan kondisi keterbatasan likuiditas yang dialami Garuda imbas pandemi Covid-19," terang penjelasan Garuda.

Dalam penjelasan kepada BEI itu, manajemen Garuda juga mengungkapkan bahwa sehubungan dengan penundaan pembayaran jumlah pembagian berkala sukuk, maka telah terjadi kondisi cross default atas sukuk global dan berdampak pada perjanjian kredit perseroan yang sebagian besar memiliki klausula cross default sehingga terjadi keadaan default atas perjanjian kredit perseroan lainnya.kbc11

Bagikan artikel ini: