Juni 2021 terjadi deflasi 0,16%, ini pemicunya

Kamis, 1 Juli 2021 | 15:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, deflasi pada Juni 2021 yang sebesar 0,16% month on month (mom).

"Deflasi ini merupakan yang pertama kali di sepanjang tahun 2021. Namun, pergerakan harga antara tahun lalu dan tahun ini tidak terlalu ada perbedaan signifikan," ujar Kepala BPS Margo Yuwono, Kamis (1/7/2021).

Margo memerinci, berdasarkan kelompok pengeluaran, deflasi didorong oleh beberapa kelompok, salah satunya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami deflasi 0,71% mom dengan andil 0,18%.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada kelompok tersebut antara lain cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah.

Namun, ada juga beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga (inflasi) sehingga menghambat laju deflasi, seperti telur ayam ras dan bayam.

Kemudian, deflasi juga datang dari kelompok transportasi sebesar 0,35% mom dengan andil 0,04%. Penurunan harga disebabkan oleh penurunan tarif angkutan udara, tarif angkutan antar kota, dan penurunan tarif angkutan kereta api.

"Penurunan ini disebabkan karena sebelumnya ada momen Idul Fitri. Sedangkan di bulan Juni 2021, harga tiket sudah kembali ke posisi normal," tambah Margo.

Dengan demikian, maka inflasi secara tahunan tercatat sebesar 1,33% year on year (yoy) dan inflasi secara tahun kalender sebesar 0,74% year to date (ytd). kbc10

Bagikan artikel ini: