STIAMAK dukung pengembangan UMKM Bawean dan SBI Banjarmasin

Jum'at, 2 Juli 2021 | 06:55 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya berkomitmen mendukung peningkatan kinerja kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepulauan Bawean, Gresik dan pengelola Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Banjarmasin, Kalimantan.

Komitmen kerjasama ini disampaikan masing-masing pimpinan dalam acara Ekspedisi Virtual dan Baksos Pengabdian Masyarakat, Kamis (1/7/2021).

"Sebagai warga negara dan insan akademik, kami memberi perhatian kepada Sahabat Bekantan Indonesia di Banjarmasin dan UMKM yang ada di Bawean Gresik. Kita bersinergi sesuai dengan bidang masing-masing," kata Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya, Nugroho Dwi Priyohadi dalam sambutan webinar tersebut.

Camat Tambak Bawean Gresik Agung Endro DS Utomo menyambut baik kerjasama tersebut. "Kami memiliki banyak potensi di Bawean. Kami memiliki banyak pantai yang indah dan alami sebagai destinasi wisata nasional dan internasional. Kami senang sekali STIAMAK mau bekerjasama dengan masyarakat di Bawean. Banyak UMKM Bawean mengelola produk ikan. Mereka masih terbatas dalam packaging dan pemasaran. Mudah-mudahan bisa dibantu dengan STIAMAK," kata Agung-panggilan Agung Endro.

Sementara pengelola SBI Banjarmasin Amalia Rezeki mengungkapkan, tugas SBI untuk melestarikan Bekantan di Kalimantan. "Kondisinya semakin terdesak dan tergeser dengan perubahan tata kelola lingkungan dan bisnis Bekantan. Banyak sekali wisatawan asing berkunjung ke tempat kami," kata Amalia.

Dia memaparkan kondisi lingkungan dan program SBI begitu lengkap dan detail, bukan hanya fokus di bekantan, tetapi pembentukan ekosistem yang mendukung kenyamanan hidup bagi bekantan. "Masyarakat di sekitar juga mendapatkan keuntungan dan pengelolaan lingkungan ini," tambah Amelia.

Kabag Kemahasiswaan STIAMAK Barunawati Surabaya Mudayat menambahkan, pengabdian masyarakat merupakan tugas tri darma perguruan tinggi dan didalamnya, termasuk mahasiswa.

"Paparan dari bapak Camat di Bawean dan SBI di Banjarmasin telah membuka wawasan kita bahwa diluar kampus ada kegiatan yang bisa kita pelajari dari proses sampai menjadi produk jadi. Dalam proses belajar mahasiswa harus disiplin, fokus dan bersungguh-sungguh," kata Mudayat.

Dari mahasiswa diwakili Dwi Fitri Novitasari sebagai Sekretaris Mapala Cakrabaruna Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIAMAK Barunawati Surabaya. Kegiatan Ekspedisi Virtual disambut positif Direktur SDM Pelindo III Edi Priyanto dan Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS) Andito Sutarto yang membuka acara secara bersama.kbc6

Bagikan artikel ini: