Dukung PPKM Darurat, Kadin Surabaya: Semoga aturan pengendalian ini yang terakhir

Selasa, 6 Juli 2021 | 19:11 WIB ET

SURABAYA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya siap menyukseskan emberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat agar penyebaran kasus Covid-19 bisa segera melandai, agar aktivitas dunia bisa segera kembali berangsur normal.

”PPKM Darurat 3-20 Juli ini adalah keputusan yang sangat berat bagi dunia usaha. Pelaku usaha belum sepenuhnya pulih, sudah ada PPKM Darurat. Tapi kami memahami bahwa ini adalah untuk keselamatan bersama,” ujar Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi, Selasa (6/7/2021).

Andi, sapaan akrabnya, mengatakan, pelaku usaha berharap, setelah PPKM Darurat, angka Covid-19 bisa ditekan seminimal mungkin, sehingga ekonomi bisa kembali bergeliat. ”Ya mau tidak mau, kita mesti bersabar dulu 3 pekan ini, semoga setelah itu bisa melandai,” ujarnya.

Andi mengajak kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk mengawal dan menyukseskan PPKM Darurat. Berbagai aturan di dalamnya harus dipatuhi, dengan diiringi disiplin semua orang untuk menjalankan protokol kesehatan.

”PPKM Darurat ini percuma saja kalau tidak diikuti kesadaran seluruh elemen. Dunia usaha juga harus mensukseskan dan ikut mensosialisasikann. Intinya kita kawal bersama. Percuma sekarang PPKM Darurat lalu semuanya tidak disiplin, nanti berlanjut lagi PPKM Darurat-nya. Bisa makin lemah ekonomi kita. Kuncinya disiplin. Kita harap aturan pengendalian ketat ini yang terakhir, karena setelah ini kasus Covid-19 akan melandai,” ujarnya.

Wakil Ketua Kadin Surabaya Bidang Milenial, Kesehatan, dan Olahraga, drg Edra Brahmantya, juga mengajak semua pihak untuk menaati PPKM Darurat agar lonjakan kasus Covid-19 bisa kembali ditekan. ”Ini fase yang berat bagi pelaku usaha. Mari bersama-sama saling menguatkan. Kita sukseskan PPKM Darurat, agar ekonomi bisa segera berangsur normal,” ujar Edra.

Terkait nasib para karyawan, Edra menambahkan, para pelaku usaha berjuang sekuat tenaga agar tidak ada pemutusan hubungan kerja. ”Kita berjuang mati-matian. Sekuat tenaga tidak ada PHK, meski harus diakui ada pula yang sudah tidak kuat cash flow-nya sehingga harus merumahkan sebagian karyawan. Dunia usaha tentunya juga minta bantuan seluruh masyarakat untuk taati protokol kesehatan, agar angka penularan segera melandai dan ekonomi tidak semakin babak-belur,” paparnya.

Ketua Komite Tetap Kesehatan Kadin Surabaya dr Asra Fauzi menambahkan, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih dann penghargaan setinggi-tingginya untuk seluruh insan kesehatan yang telah berjibaku di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Tidak sedikit dari insan kesehatan yang terpapar dan kemudian harus berpulang.

”Mari bersama-sama kita beri rasa hormat dan penghargaan kepada para insan kesehatan. Bagaimana caranya? Taati protokol kesehatan, sukseskan PPKM Darurat, sehingga angka Covid-19 segera melandai dan kita bisa menurunkan beban fasilitas kesehatan yang kini sudah sangat berat, bahkan tak sedikit yang sudah overload,” tegas Asra yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 Kadin Surabaya. kbc9

Bagikan artikel ini: