RI telah impor 121,9 juta dosis vaksin Covid-19 asal China

Jum'at, 16 Juli 2021 | 11:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia tercatat telah mengimpor sebanyak 121,9 juta dosis vaksin Covid-19 dari China sepanjang pandemi. China yang merupakan salah satu negara produsen vaksin terbesar di dunia ini menjadi pemasok masif bagi RI.

Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia, Xiao Qian menjelaskan, pasokan vaksin didapat dari dua perusahaan farmasi yakni Sinovac dan Sinopharm. Dari 121,9 juta dosis vaksin Covid-19 itu, rinciannya adalah 6,4 juta dosis vaksin siap pakai dan 115,5 juta dosis lainnya dalam bentuk setengah jadi.

China, kata Xiao Qian, akan memberikan dukungan penanganan pandemi kepada Indonesia dan memperdalam kerja sama dalam seluruh rangkaian industri vaksin. "Termasuk pembelian, penelitian, produksi, distribusi dan lain-lain," katanya dalam konferensi pers secara daring, Kamis (15/7/2021).

Lebih jauh, Xiao menjelaskan, China secara keseluruhan telah memasok 500 juta dosis kebutuhan vaksin ke seluruh dunia. Per bulan Juli ini, Sinovac dan Sinopharm turut mengirimkan kebutuhan vaksin untuk program Covax yang diinisiasi WHO.

Tak hanya itu, China hingga kini telah membantu lebih dari US$2 miliar kepada negara-negara berkembang yang terpukul pandemi. Bantuan dalam bentuk barang dan peralatan medis itu digulirkan ke lebih dari 150 negara dan 13 organisasi internasional.

Selain itu, China juga mengawasi dan mendukung kerja sama produksi vaksin dengan sejumlah negara. "Perusahaan vaksin China telah mulai kerjasama produksi di berbagai negara seperti Indonesia, Uni Emirat Arab, Mesir, Brasil dan lain-lain agar produksi melampaui 200 juta dosis," kata Xiao.

Adapun kerja sama bilateral antara Indonesia dan China, menurut dia, telah diperluas cakupannya dari yang awalnya pada bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya, kini ditambah sektor kelautan. Hal ini akan membuka peluang adanya kerja sama lebih lanjut di bidang produksi vaksin, untuk melawan nasionalisme vaksin yang membahayakan pemulihan dunia dari pandemi. kbc10

Bagikan artikel ini: