4,5 Juta orang berebut lowongan CPNS dan PPPK 2021

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Setelah sempat diperpanjang, tahap pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) 2021 telah berakhir.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat jumlah pelamar yang telah mengisi formulir melalui portal SSCASN sebanyak 4.542.798 orang. Sedangkan pendaftar yang telah submit sebanyak 4.030.134 orang.

BKN mengatakan, pihak Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CASN masih terus memverifikasi sejumlah administrasi yang telah didaftarkan melalui portal tersebut sampai saat ini. Sehingga, angka yang dipaparkan pada Selasa (27/7/2021) siang, akan terus berubah.

"Proses verifikasi administrasi oleh instansi masih terus berlangsung," tulis BKN dalam akun Facebook resminya, Selasa (27/7/2021).

Berdasarkan verifikasi sementara, sebanyak 2.258.864 pelamar memenuhi syarat (MS) administrasi. Sementara itu 470.504 pelamar yang tidak memenuhi syarat (TMS). Sedangkan pelamar CASN 2021 yang belum terverifikasi sebanyak 1.300.766 pelamar.

Adapun pendaftar PPPK Guru yang mengisi formulir sebanyak 957.637 pelamar, telah menyelesaikan pendaftaran (submit) sebanyak 921.405 pelamar, telah memenuhi syarat sebanyak 543.079 pelamar, belum terverifikasi sebanyak 378.326 pelamar.

Sementara itu pendaftar PPPK Non-Guru yang telah mengisi formulir sebanyak 102.172 pelamar, telah menyelesaikan pendaftaran 75.337 pelamar, verifikasi memenuhi syarat 26.611 pelamar, tidak memenuhi syarat 19.810 pelamar, sedangkan belum terverifikasi 28.916 pelamar.

Usai tahap pendaftaran berakhir, BKN akan mengumumkan hasil seleksi administrasi yang dijadwalkan pada 2-3 Agustus, diikuti masa sanggah selama tiga hari mulai 4-6 Agustus.

Tahapan berikutnya yaitu proses jawab sanggah dari instansi yang berlangsung 4-13 Agustus dan diakhiri pengumuman pasca sanggah pada 15 Agustus 2021.

Adapun jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD), seleksi kompetensi bidang (SKB), dan seleksi kompetensi bagi PPPK Guru serta Non-Guru akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah terhadap pencegahan pandemi Covid-19. kbc10

Bagikan artikel ini: