Menperin klaim relaksasi PPnBM bikin penjualan mobil melonjak 758 persen

Jum'at, 6 Agustus 2021 | 08:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Relaksasi pajak pada sektor otomotif berupa Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah Ditangggung Pemerintah (PPnBM-DTP) diklaim mampu mendobgjrak penjualan mobil pada triwulan II-2021. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil melonjak 758,68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Secara khusus saya juga melihat dari sektor perdagangan mobil, sepeda motor, dan reparasinya juga mengalami kenaikan sebesar 37% ini seiring dan sejalan," ujar Menperin Agus Gumiwang pada konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2021 secara virtual, seperti dikutip, Kamis (5/8/2021).

Industri otomotif menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan adanya kebijakan relaksasi pajak otomotif, peningkatan penjualan mobil dan motor mulai terlihat pada triwulan II-2020.

Diketahui, penjualan mobil pada kuartal II 2020 sebesar 24.040 unit. Angkanya kemudian meningkat pada triwulan I-2021 di mana penjualan kendaraan roda empat mencapai 187.030 unit. Penjualan terus mengalami peningkatan hingga pada triwulan II-2021 yang mencapai 206.440 unit.

Sedangkan untuk penjualan sepeda motor pada triwulan II-2020 mencapai 313.630 unit. Kemudian meningkat menjadi 1,29 juta unit pada triwulan I-2021 dan 1,16 juta unit pada triwulan II-2021 atau meningkat 268,64 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. kbc10

Bagikan artikel ini: