Gelar vaksinasi masal di Gresik, HIPMI sediakan 10.000 dosis pertama

Minggu, 15 Agustus 2021 | 11:35 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: BPP HIPMI, BPD HIPMI Jatim, dan BPC HIPMI Gresik bakal menggelar vaksinasi masal Covid-19 di Pelabuhan Gresik, mulai 16-21 Agustus 2021. Sebanyak 10.000 dosis vaksin disiapkan untuk masyarakat.

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani Maming mengatakan, program ini digeber HIPMI untuk membantu percepatan vaksinasi demi melindungi masyarakat dari penularan Covid-19.

“Vaksinasi adalah salah satu ikhtiar kita bersama untuk mencegah penularan, untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. HIPMI mendukung penuh upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah,” ujar Mardani.

Program vaksinasi yang digelar HIPMI di Gresik bertajuk “Vaksin Aman, Masyarakat Sehat”. Program ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, PT Pelindo III, Relawan Gresik Tangguh, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Mardani mengatakan, HIPMI terus menggeber program vaksinasi. Sebelum ini, HIPMI menggelar vaksinasi masal di Jakarta. “Kami akan terus mendukung program percepatan vaksinasi ini. Rencananya akan kami lanjutkan ke beberapa daerah lainnya,” papar Mardani.

“Dengan vaksinasi, kita berharap masyarakat semakin terlindungi, dan pada akhirnya aktivitas sosial-ekonomi bisa kembali bergerak secara bertahap,” ujarnya. 

Ketum HIPMI Jatim Rois S. Maming menambahkan, untuk vaksinasi di Gresik akan menggunakan vaksin Astra Zeneca. Pelaksanaannya untuk dosis 1.

“Sasaran vaksinasi adalah keluarga maritim, warga di kawasan pesisir, desa-desa sekitar Pelabuhan Gresik, Organda, pelaku UMKM, dan komunitas lainnya,” ujarnya.

Penerima vaksin telah didata dan diberikan undangan. “Kerja sama lintas elemen telah melakukan pendataan, kemudian sasaran vaksin diberi undangan. Sistem ini dilakukan untuk mencegah kerumunan,” papar Rois.

Ketum BPC HIPMI Gresik Dimas Setio menambahkan, untuk membantu masyarakat, penerima vaksin nantinya juga akan menerima bantuan per orang 5 kilogram beras.

“Ini adalah bentuk solidaritas untuk membantu warga yang membutuhkan di masa sulit saat ini,” papar Dimas.

Dimas menjelaskan, semua peserta vaksinasi diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker serta datang sesuai undangan.

“Kita harus menghindari kerumunan, masker juga harus selalu dipakai. Panitia akan bekerja semaksimal mungkin untuk memberi pelayanan kepada peserta vaksinasi,” jelasnya.kbc6

 

 

Bagikan artikel ini: