Sediakan 10 ribu dosis, HIPMI akan gelar vaksinasi massal di Gresik

Minggu, 15 Agustus 2021 | 13:01 WIB ET
Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming
Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur, dan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Gresik bakal menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Pelabuhan Gresik, mulai 16-21 Agustus 2021. Sebanyak 10.000 dosis vaksin disiapkan untuk masyarakat.

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming mengatakan, program ini digeber HIPMI untuk membantu percepatan vaksinasi demi melindungi masyarakat dari penularan Covid-19.

"Vaksinasi adalah salah satu ikhtiar kita bersama untuk mencegah penularan, untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. HIPMI mendukung penuh upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah," ujar Maming, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/8/2021).

Program vaksinasi yang digelar HIPMI di Gresik bertajuk "Vaksin Aman Masyarakat Sehat", program ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, PT. Pelindo III (Persero), Relawan Tangguh Gresik, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Maming mengatakan, HIPMI terus menggeber program vaksinasi. Sebelum ini, HIPMI menggelar vaksinasi massal di Jakarta. "Kami akan terus mendukung program percepatan vaksinasi ini. Rencananya akan kami lanjutkan ke beberapa daerah lainnya. Dengan vaksinasi, kita berharap masyarakat semakin terlindungi, dan pada akhirnya aktivitas sosial-ekonomi bisa kembali bergerak secara bertahap," papar Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu.

Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Rois S. Maming menambahkan, untuk vaksinasi di Gresik akan menggunakan vaksin AstraZeneca. Pelaksanaannya untuk dosis satu. "Sasaran vaksinasi adalah keluarga maritim, warga di kawasan pesisir, desa-desa sekitar Pelabuhan Gresik, Organda, pelaku UMKM, dan komunitas lainnya. Penerima vaksin telah didata dan diberikan undangan. Kerja sama lintas elemen telah melakukan pendataan, kemudian sasaran vaksin diberi undangan. Sistem ini dilakukan untuk mencegah kerumunan," ucap Rois.

Untuk membantu masyarakat, lanjut Rois, penerima vaksin nantinya juga akan menerima bantuan per orang 5 kilogram beras. "Ini adalah bentuk solidaritas untuk membantu warga yang membutuhkan di masa sulit saat ini," ungkapnya.

Dia menjelaskan, semua peserta vaksinasi diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker serta datang sesuai undangan. "Kita harus menghindari kerumunan, masker juga harus selalu dipakai. Panitia akan bekerja semaksimal mungkin untuk memberi pelayanan kepada peserta vaksinasi," jelasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: