Ikuti imbauan Presiden, Kimia Farma pangkas harga tes PCR corona jadi Rp500 ribu

Senin, 16 Agustus 2021 | 18:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Kimia Farma melalui anak usahanya, PT Kimia Farma Diagnostika resmi menurunkan harga tes PCR corona di seluruh gerai laboratorium Kimia Farma di seluruh Indonesia.

Pengumuman  PT Kimia Farma Diagnostika ini dilakukan melalui surat Nomor 148/IN 000/KFD/VIII/2021 yang ditandatangani Agus Chandra selaku Plt. Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika pada 16 Agustus 2021.

Berdasarkan salinan surat tersebut, Agus menerangkan mengenai harga PCR Swab Test dan Surat Edaran Penyesuaian Harga Swab Antigen.

Menurut Agus, dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI dan HUT ke-50 Kimia Farma serta menindaklanjuti imbauan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai penurunan harga PCR Swab Test, maka dengan ini Direksi PT Kimia Farma Diagnostika  mengambil kebijakan penyesuaian tarif layanan tes pemeriksaan Covid-19.

Perincian perubahan harga ini meliputi:

- PCR Swab Test dari Rp 900.000,- menjadi Rp 500.000,

- Swab Antigen Reagen Abbott Panbio dari Rp 190.000,- menjadi Rp125.000,

- Swab Antigen Reagen selain Panbio (Regular) dari Rp 190.000,- menjadi Rp 85.000,

- SLA hasil PCR adalah maksimum 16 jam dari sejak pengambilan sample (berlaku di Jakarta, Bandung, Semarang, Medan dan Makassar).

Agus menegaskan, harga baru tes PCR dan swab antigen ini berlaku mulai 16 Agustus 2021.

Untuk itu, Agus meminta seluruh cabang  melaksanakan penyesuaian harga layanan tes PCR dan swab antigen tersebut sesuai dengan ketentuan surat edaran.

Namun Jika terdapat penyesuaian dari pemerintah mengenai harga batas tertinggi yang baru, maka akan menyesuaikan dengan ketentuan penetapan harg dari pemerintah.

Seperti diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Kesehatan untuk menurunkan batas harga tes RT PCR corona di Indonesia.

Presiden memerintahkan harga tes RT PCR corona di Indonesia maksimal Rp 550.000 per tes.

"Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR. Saya sudah bicara dengan menteri kesehatan mengenai hal ini dan saya  minta biaya tes pcr ada di kisaran Rp 450.000 - Rp 550.000," kata Presiden dalam video yang diunggah di akun Sekretariat Kabinet, Minggu (15/8/2021) siang.

Selain itu, Presiden memerintahkan agar hasil tes RT PCR bisa diketahui selama maksimal 24 jam. "Kita butuh kecepatan," terang Presiden. kbc10

Bagikan artikel ini: