PT Biotis resmi jadi produsen Vaksin Merah Putih

Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia resmi menjadi fasilitator produksi Vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga (Unair). Ini setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyerahkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) kepada perusahaan pada Rabu (18/8/2021).

Sebelum mendapatkan sertifikat CBOP, PT Biotis mendapatkan pendampingan dari BPOM terkait penyiapan desain fasilitas, visitasi untuk melihat gap assessment, asistensi, desk consultation, pelaksanaan inspeksi dan penyelesaian perbaikan/Corrective and Preventive Action (CAPA).

"Melalui proses panjang tersebut, PT Biotis Pharmaceutical Indonesia telah memenuhi persyaratan, sehingga Badan POM dapat menerbitkan sertifikat CPOB untuk fasilitas fill and finish," kata Kepala Badan POM Penny Lukito dalam Konferensi Pers di Kanal YouTube BPOM.

Untuk diketahui, PT Biotis Pharmaceutical Indonesia adalah sebuah perusahaan vaksin yang berdiri di atas lahan seluas 45.000 meter persegi di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Saham perusahaan saat ini dipegang oleh Pharmally International Holding Company Limited dan Harbin Weike Biotechnology.

Perusahaan ini berfokus pada pengembangan bioteknologi berkelanjutan di Indonesia untuk menemukan, mengembangkan, memanufakturkan, serta mengkomersialisasikan vaksin yang aman dengan kualitas yang tinggi.

Sebagai perusahaan vaksin, PT Biotis berpegang pada lima pilar yakni ilmuwan yang berintegritas, menginvestasikan teknologi secara mutakhir, menghasilkan produk farmasi berkelanjutan, membangun kolaborasi, dan mengerjakan tugas sepenuh hati.

Perusahaan farmasi swasta pertama yang dilibatkan pemerintah dalam pengembangan vaksin Merah Putih ini akan bekerjasama dengan Unair, Rumah Sakit DR Soetomo Surabaya, Badan Riset dan Inovasi Nasional, hingga Kementerian Kesehatan RI.

Produksi vaksin buatan PT Biotis akan menggunakan platform whole genome inactivated atau virus yang telah dimatikan. Rencananya, vaksin covid-19 itu diproduksi secara massal pada 2022.

Sebagai informasi, uji pra-klinik Vaksin Merah Putih tahap pertama pada hewan uji transgenic mice telah diselesaikan. Saat ini, sedang berlangsung uji pra-klinik tahap kedua pada hewan uji Macaca. Pelaksanaan uji klinik pada manusia akan dimulai dalam waktu dekat. kbc10

Bagikan artikel ini: