Direncanakan 17 Agustus, pelaksanaan vaksinasi Kadin Surabaya dan Entrepreneurs` Organization kini tunggu arahan Eri Cahyadi

Senin, 23 Agustus 2021 | 18:14 WIB ET

SURABAYA - Pelaksanaan program Vaksinasi Merdeka oleh Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia East dan Kadin Surabaya, yang direncanakan pada bulan Agustus 2021, hingga kini terkendala logistik vaksin. EO dan Kadin Surabaya masih nunggu arahan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

President EO Indonesia East Antony Harsono menegaskan, pihaknya bersama Kadin Surabaya tetap berkomitmen dan mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi di Surabaya agar herd immunity bisa segera tercapai dan roda perekonomian Surabaya bisa kembali bergerak.

"Saat ini kami masih menunggu arahan dari Pemkot Surabaya kapan tanggal kepastian pelaksanaannya. Kemarin sebenarnya target pelaksanaan di tanggal 17 Agustus tetapi karena ada keterbatasan logistik vaksin sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pada tanggal itu. Namun kami pastikan kami tetap berkomitmen dan optimis kegiatan vaksinasi ini bisa terlaksana. Kalau soal kendala logistik ini kita tidak bisa mengontrolnya juga," tandas Antony, Senin (23/8/2021).

Dia mengungkapkan, pada awalnya, EO bersama Kadin Surabaya diminta Walikota Surabaya Eri Cahyadi untuk membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi di kalangan dunia usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

EO Bersama Kadin Surabaya pun menyambut baik keinginan tersebut. Maka, EO dan Kadin Surabaya pun bergerak mengakomodasi pelaku usaha yang ingin mendapatkan suntikan vaksin, termasuk dari kalangan UMKM.

"Saat ini yang sudah mendaftar ada sekitar 436 Badan Usaha, termasuk UMKM, dengan total 31.832 orang calon penerima vaksin. Harapan kami vaksinasi ini bisa segera terlaksana, paling tidak ya awal bulan September," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Surabaya M. Ali Affandi mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan soal rencana vaksin tersebut ke dunia usaha khususnya UMKM, sesuai amanat dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Responsnya sangat antusias, hingga terdaftar lebih dari 31.000 penerima vaksin. Namun, pelaksanaan vaksinasi terkendala logistik vaksin yang memang belum tersedia.

”Jadi kami menyampaikan ke teman-teman yang mendaftar vaksinasi, sampai kini pun kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemkot Surabaya. Semoga bisa terlaksana dalam waktu dekat, sehingga semakin banyak warga Surabaya yang tervaksin, sebagai ikhtiar perlindungan agar perekonomian kembali pulih,” ujar Andi, sapaan akrabnya.

Andi akan mengumumkan lebih lanjut hasil arahan dari Pemkot Surabaya kepada lebih dari 31.000 calon peserta vaksin. ”Apa pun nanti arahannya, kami sampaikan apa adanya ke teman-teman yang sudah mendaftar. Yang jelas Kadin dan EO bergerak membuka pendaftaran memang atas pembicaraan dengan Pak Eri Cahyadi. Bahwa kemudian ada kendala logistik vaksin, itu memang di luar kemampuan Kadin dan EO,” jelasnya. kbc9

Bagikan artikel ini: