Mal-mal dijual akibat pandemi, APPBI: Hampir terjadi di semua daerah

Senin, 30 Agustus 2021 | 10:44 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Belakangan ini marak dikabarkan adanya sejjmlah pusat perbelanjaan (mal) yang terancam dijual karena dampak pandemi Covid-19. Atas fenomena ini, Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) menyatakan kondisi itu hampir terjadi di semua daerah.

"Ada beberapa pusat perbelanjaan yang berpotensi tutup ataupun dijual dan bukan hanya di daerah tertentu saja, banyak terjadi di hampir semua daerah," kata Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja, Minggu (29/8/2021).

Sayangnya, pihaknya tak bisa merinci mal-mal yang akan dijual tersebut. Sebab, hal itu akan mengganggu penyelamatan yang tengah diupayakan masing-masing perbelanjaan.

"APPBI tidak bisa menyebutkannya secara terperinci dikarenakan dapat mengganggu upaya proses penyelamatan yang sedang diupayakan oleh masing-masing pusat perbelanjaan dimaksud," katanya.

Dia menjelaskan, daya tahan setiap pusat perbelanjaan berbeda satu dengan yang lain. Sementara itu, pelonggaran yang diberikan pemerintah masih sangat terbatas.

Sehingga, tambahnya, akan menyulitkan pusat perbelanjaan yang sudah tidak punya dana cadangan.

"Pelonggaran yang diberikan oleh pemerintah saat ini relatif masih sangat terbatas sekali sehingga masih akan tetap menyulitkan bagi pusat perbelanjaan yang sudah tidak memiliki dana cadangan lagi," ujarnya.

Untuk diketahui, sebanyak 5 mal di Bandung terancam dijual karena terdampak pandemi Covid-19. Mal-mal tersebut terancam dijual karena sepinya kunjungan meski pemerintah mulai melonggarkan pembatasan.

"Ya kurang lebih begitu. Kalau kepastian belum tahu karena data yang masuk kami bicaranya begitu," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bandung Raya Handianto Lie. kbc10

Bagikan artikel ini: