Perpanjangan PPKM hingga 6 September, ini tanggapan pelaku usaha

Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:48 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang berharap pemerintah dapat memberikan kelonggaran baru bagi sebagian sektor usaha saat PPKM diperpanjang.

Salah satunya kepada pelaku usaha di bidang Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) hingga hiburan malam. Menurut Sarman, sektor ini sudah mulai sekarat dan membutuhkan insentif dari pemerintah karena sudah tidak beroperasi lebih dari satu tahun.

"Kami berharap agar pemerintah dapat memberikan kelonggaran baru seperti WFO bisa dibuka dimulai 25 persen hingga 50 persen karena kalau perkantoran dibuka akan berdampak terhadap sektor ekonomi yang lain seperti transportasi, jumlah pengunjung mall akan naik, UKM penjual makanan akan bergairah, pengunjung cafe dan restoran juga akan naik," ujarnya seperti dikutip, Senin (30/8/2021).

Sarman mengungkapkan, dengan kelonggaran yang diperluas akan menaikkan konsumsi rumah tangga dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2021. Sarman meyakini para pelaku usaha akan mematuhi aturan PPKM agar nantinya dapat menggairahkan aktivitas perekonomian.

"Kami dari pengusaha akan patuh dan taat melaksanakan berbagai aturan PPKM agar seiring dengan adanya kelonggaran yang diperluas, kasus Covid-19 tetap terkendali dan semakin menurun agar level PPKM turun lagi," papar Sarman.

Sejalan, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Properti dan Kawasan Ekonomi Sanny Iskandar mengharapkan agar pemerintah melibatkan asosiasi pengusaha dalam memutuskan PPKM. Sehingga pelaksanaan peraturan dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

"Harapannya adalah agar setiap mengeluarkan kebijakan seperti PPKM atau apapun dapat melibatkan pihak asosiasi dunia usaha khususnya Kadin dan Apindo. Agar kebijakan, ketentuan teknis dan pelaksanaannya lebih efektif dan tetap sasaran," ujar Sanny.

Di sisi lain, Pengamat Ekonomi IndiGo Network Ajib Hamdani berharap agar pemerintah tidak memperpanjang PPKM, mengingat beberapa hari lagi akan masuk kuartal IV.

Ajib justru merekomendasikan pemerintah untuk fokus terhadap sektor kesehatan agar tercapainya kekebalan komunal di tengah masyarakat.

"Pemerintah sebaiknya fokus pada penerapan protokol kesehatan dan akselerasi vaksin hingga tercapai herd immunity," ujar Ajib.

Dia menambahkan, perlunya pengaturan protokol kesehatan yang ada, sehingga kesehatan tetap terjaga dan ekonomi dapat tetap bergerak.

Sebelumnya pemerintah telah menurunkan level PPKM di sejumlah daerah seperti Jabodetabek, Surabaya Raya, dan Bandung Raya. Ini dilakukan mengingat jumlah kasus positif Covid-19 menurun. Jika PPKM diperpanjang kembali akan menjadi yang ketujuh kalinya sejak PPKM Level 4 ditetapkan pertama kali pada 20 Juli 2021. kbc10

Bagikan artikel ini: