Choirul Rizal pimpin Kadin Gresik, ini pesan dari Ketua Kadin Jatim

Jum'at, 3 September 2021 | 14:03 WIB ET

GRESIK, kabarbisnis.com: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gresik menyelenggarakan Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Mukablub) untuk memilih Ketua Umum periode 2021-2026. Mukablub ini digelar karena ketua terpilih sebelumnya, Sardjono, meninggal dunia.

Kegiatan Mukablub Kadin Gresik digelar di Graha Kadin Jatim, Surabaya (2/9/2021) kemarin. Selain dihadiri Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Timur, Adik Dwi Putranto juga diikuti 18 wakil ketua Bidang Kadin Gresik.

Sidang Mukablub Kadin Gresik dipimpin Wakil Ketua Umum Kadin Jatim, Deddy Suhajadi. Pada kesempatan itu seluruh peserta Mukablub memilih Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Mohammad Choiril Rizal menjadi Ketua Umum Kadin Gresik Periode 2021-2026 menggantikan Alm. Sardjono. Rizal ditetapkan sebagai Ketua Umum Kadin Gresik secara aklamasi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto memberikan apresiasi yang tinggi pada seluruh pengurus Kadin Kabupaten Gresik yang telah menyelenggarakan Mukablub secara tertib dan kondusif. Menurut Adik, pemilihan Ketua Kadin yang kondusif juga bisa memberikan dampak baik bagi iklim industri di daerah.

"Kondusifitas ini menunjukkan seluruh pengurus ini kompak dan solid. Mudah-mudahan ketua yang terpilih bisa memberikan kontribusi besar terhadap pemulihan perekonomian di daerah," kata dia.

Adik (sapaan akrabnya) menjelaskan jika Kadin Jatim memiliki 3 program infrastuktur yang akan direalisasikan kedepan. Sehingga diharapkan nahkoda yang baru dipilih bisa ikut membantu tercapainya goal organisasi. Program yang dimaksud antara lain Kadin Institute yang nantinya akan memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi karyawan perusahaan maupun masyarakat.

"Di Kadin Institute kami sudah bekerjasama dengan 28 lembaga sertifikasi profesi (LSP). Kami harapkan Gresik juga bisa mendorong agar industri disana ikut andil dalam program ini," tutur Adik.

Selain itu, Adik mengungkapkan Kadin Jatim kini juga tengah menyiapkan rumah kurasi. Dalam waktu dekat rumah kurasi di wilayah Malang raya akan berdiri. 

"Kami juga punya keinginan agar rumah kurasi ini berdiri di Gresik juga. Tinggal nanti ketuanya kami berikan PR ini apakah bisa direalisasikan," imbuhnya.

Adik berharap pengurus Kadin Gresik dibawah kepemimpinan Choirul Rizal bisa memiliki program kongkrit serta infrastruktur dalam mendampingi UMKM agar bisa masuk pasar internasional. Disamping juga diharapkan ada pelatihan pada pemeriksa produk UMKM agar bisa diterima oleh pasar internasional.

"Gresik harus punya kurator yang bersertifikat . Nanti pendamping UMKM bisa lima orang dari pengurus Kadin dan lima orang dari dinas perindustrian agar koordinasinya bisa cepat," jelasnya.

Lebih lanjut Adik juga meminta agar Kadin Gresik menjadi ujung tombak program vokasi di Jawa Timur sebab dalam waktu dekat Universitas Airlangga (Unair) akan mendirikan kampus Vokasi di Gresik. Sehingga Kadin Gresik harus bisa bekerjasama dan bersinergi dengan berbagai perguruan tinggi yang ada.

"Industri di Gresik cukup banyak baik PMDN maupun PMA namun saya lihat belum ada link and match dengan angkatan kerja lokal sehingga banyak diisi pekerja dari luar Gresik. Kedepan saya titip kadin Gresik harus bisa membangun ini. Sehingga tidak ada masyarakat lokal yang menganggur," tandasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Kadin Gresik, Choirul Rizal menegaskan jika pihaknya akan berupaya maksimal merealisasikan tugas-tugas dari Kadin Jatim.

"Setelah ini saya akan mengumpulkan semua asosiasi dan merangkul semua pabrikan di Gresik. Kita justru harus mendekat kepada pengusaha di Gresik dan tidak bisa berjalan sendiri," tegas pengusaha yang bergerak dibidang kontraktor tersebut. 

Rizal juga berkomitmen Kadin Gresik akan senantiasa mendukung program pemerintah daerah khususnya dalam percepatan vaksinasi nasional serta pemulihan ekonomi. Pihaknya siap bekerjasama dengan Pemkab Gresik dalam berbagai bidang sosial maupun dukungan terhadap sektor industri.

“Saat ini eranya berkolaborasi dengan seluruh pihak termasuk pemerintah daerah khususnya dalam bidang percepatan vaksinasi di kalangan industri,” tandasnya. kbc6

Bagikan artikel ini: