Laris di masa pandemi, penjualan mi instan Indofood Rp20,2 triliun

Minggu, 5 September 2021 | 07:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penjualan mi instan perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur sepanjang semester I/2021 mencapai sebesar Rp 20,22 triliun. Permintaan mi instan mengalami kenaikan selama pandemi.

Hal tersebut bisa dilihat dari meningkatnya penjualan mi instan Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dari posisi Rp 15,49 triliun pada semester I/2020, naik Rp 4,47 triliun atau tumbuh 30,5 persen menjadi Rp 20,22 triliun pada semester I/2021.

Adapun produk mi instan yang dijual oleh Indofood CBP Sukses Makmur adalah Indomie, Supermi, Sarimi, Pop Mie, Sakura dan Mi Telur Cap 3 Ayam.

Perusahaan consumer goods milik Grup Salim ini juga telah menjual mi instan hingga ke Australia, Irak, Papua Nugini, Hong Kong, Timor Leste, Yordania, Arab Saudi, Amerika Serikat, Selandia Baru, Taiwan dan negara-negara lain di Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia. Namun, mayoritas penjualan masih di Indonesia.

Sebagai informasi, nilai penjualan Indofood CBP Sukses Makmur mencapai Rp 28,19 triliun selama semester I/2021. Penopang utama penjualannya adalah divisi mi instan senilai Rp 20,22 triliun. Lalu disusul oleh divisi susu senilai Rp 4,55 triliun, makanan ringan Rp 1,64 triliun, penyedap rasa Rp 1,63 triliun, minuman Rp 672,21 miliar dan makanan khusus Rp 494,12 miliar.

Sebelumnya Direktur Utama dan CEO ICBP Anthoni Salim menyampaikan laba usaha perusahaan tumbuh 36 persen pada kuartal I/2021 menjadi Rp 3,82 triliun dari sebelumnya Rp 2,8 triliun. Marjin laba usaha naik menjadi 25,3 persen dari sebelumnya 23,3 persen.

"Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, laba inti yang mencerminkan kinerja operasional naik 54 persen yoy menjadi Rp 2,41 triliun dari sebelumnya Rp 1,57 triliun," paparnya.

ICBP merupakan salah satu produsen konsumen bermerek dengan kegiatan usaha terdiversifikasi, seperti mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, serta minuman. ICBP juga menjalankan kegiatan usaha kemasan untuk produk perusahaan. kbc10

Bagikan artikel ini: