Harga tes PCR dan antigen turun, jumlah penumpang di Bandara Ngurah Rai naik jadi 6.000 sehari

Senin, 6 September 2021 | 08:00 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Arus penumpang pesawat udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai atau Bandara Ngurah Rai, Bali, tercatat meningkat setelah penurunan tarif tes Covid-19 berbasis antigen maupun Polymerase Chain Reaction (PCR) yang menjadi salah satu persyaratan perjalanan.

"Kemungkinan karena penurunan harga PCR dan antigen. Memang sejak pelaku perjalanan bisa menggunakan hasil antigen walaupun masih Jawa-Bali, itu sudah ada peningkatan. Kemudian ada penurunan harga PCR, itu juga mulai meningkat lagi dan per hari Jumat lalu kami sudah melakukan penyesuaian harga untuk tes antigen menjadi Rp 99 ribu, terjadi peningkatan penumpang lagi," ujar Taufan Yudhistira, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Minggu (5/9/2021).

Dia mengatakan, peningkatan tersebut tercatat seperti pada statistik penumpang yang datang dan meninggalkan bandara itu pada Jumat lalu yang mencapai 6 ribu orang penumpang.

"Sebelumnya Bandara Ngurah Bali setiap harinya melayani rata-rata sekitar 2.500-2.600 orang penumpang pesawat udara," katanya.

Taufan Yudhistira menjelaskan, pihaknya berharap tren peningkatan jumlah penumpang di Bandara Ngurah Rai tersebut dapat terus berlanjut yang juga dibarengi dengan menurunnya kasus pandemi Covid-19.

"Dengan catatan bahwa seluruh penumpang dan pengguna jasa bandara tetap wajib disiplin kepada penerapan protokol kesehatan," ungkapnya.

Bandara Ngurah Rai sebelumnya juga telah menjadi pilot project implementasi aplikasi PeduliLindungi di mana seluruh dokumen persyaratan penerbangan terintegrasi secara digital sehingga penumpang tidak perlu membawa dokumen fisik guna mengurangi kontak langsung antar petugas serta mempercepat proses pemeriksaan.

"Dalam aplikasi PeduliLindungi terdapat dokumen Vaksinasi dan Tes Covid-19 serta pengisian electronic Health Alert Card (eHAC), para calon penumpang sebelum berangkat bisa mengunduh aplikasi PeduliLindungi ini melalui App Store atau Play Store guna kelancaran perjalanan, kami telah menyiapkan jalur khusus pengguna aplikasi ini," jelas Taufan. kbc10

Bagikan artikel ini: