Pintu masuk RI hanya di dua bandara ini, wajib vaksinasi dan PCR 3 kali hingga karantina 8 hari

Selasa, 14 September 2021 | 08:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah masih melakukan pengetatan pintu masuk Indonesia dari luar negeri untuk pelaku perjalanan menggunakan moda transportasi udara.

"Pengetatan perjalanan dari luar negeri wajib full vaksinasi, PCR 3 kali dan melakukan karantina selama 8 hari," kata Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual, Senin (13/9/2021).

Menurut Luhut, pintu masuk Indonesia melalui jalur udara hanya dibuka di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, dan Bandara Sam Ratulangi, Manado.

"Pembatasan pintu masuk untuk kemudahan pengawasan. Jadi pengawasan dari udara, masuk hanya melalui Cengkareng (Soetta) dan Manado," paparnya.

Untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih belum diizinkan dibuka untuk penerbangan internasional, meski sudah turun jumlah kasus aktif dan menjadi daerah kategori PPKM level 3.

"Bali kami pertimbangkan untuk bisa jalan, kami akan lihat satu dua minggu ke depan," ujar Luhut.

Selama kebijakan tersebut diterapkan, berlaku aturan perjalanan domestik, khsususnya untuk moda transportasi udara.

Adapun 'Syarat naik pesawat September 2021' menjadi pertanyaan yang banyak diajukan masyarakat usai PPKM diperpanjang.

Dengan diperpanjangnya aturan PPKM di masing-masing wilayah, syarat naik pesawat selalu dipertanyakan karena khawatir turut mengalami perubahan.

Syarat tersebut mendapatkan sedikit perubahan pada September 2021 yang berkaitan dengan syarat penerbangan.

Ada beberapa poin yang perlu dipahami para pelaku perjalanan.

Aturan naik pesawat ini berlaku untuk semua maskapai, baik Lion Air, Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, dan berbagai maskapai penerbangan lainnya di Indonesia.

Pelaku perjalanan di masa PPKM wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. kbc10

Bagikan artikel ini: