Fenomena revenge travel, pemerintah bakal berlakukan ganjil-genap di tempat wisata

Selasa, 14 September 2021 | 10:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah bakal menerapkan ganjil genap di daerah-daerah tempat wisata selama perpanjangan PPKM Jawa - Bali 14 September hingga 20 September 2021.

"Tujuannya untuk mengurangi kendaraan yang datang ke sana," kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual pada Senin (13/9/2021).

Lebih lanjut, pemberlakuan ganjil genap ini berlaku pada hari Jumat pukul 12.00 siang hingga Minggu pukul 18.00 petang.

Penerapan ganjil genap di daerah tempat wisata ini karena Luhut berkaca pada tempat wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, yang ramai belakangan ini. "Jangan seperti kasus Pangandaran di Minggu yang lalu, di pengunjung luar biasa banyaknya," katanya.

Di sejumlah tempat wisata, fenomena revenge travel (peningkatan wisatawan) memang.terjadi pascapembukaan mal dan beberapa tempat wisata.

Luhut juga menyebutkan adanya penambahan pembukaan lokasi wisata di level 3 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Penambahan lokasi tempat wisata di level yang dibuka dengan prokes ketat dan implementasi PeduliLindungi di kota-kota level 3," katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan uji coba secara gradual pada 20 tempat destinasi selama PPKM Jawa - Bali. Hal tersebut menyusul adanya penurunan level PPKM di sejumlah daerah di Jawa - Bali.

"Pembukaan destinasi akan dilakukan secara gradual, bertahap, bertingkat, dan berkelanjutan. Di 20 tempat destinasi ini tersebar di Jawa-Bali. Mulai hari ini hingga seminggu ke depan," kata Sandiaga. kbc10

Bagikan artikel ini: