Target pertumbuhan ekonomi RI 2022 dipatok 5,2 persen

Selasa, 14 September 2021 | 16:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati postur sementara Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2022.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan, salah satu hal yang disepakati adalah terkait asumsi makro ekonomi di tahun depan.

Said memerinci, target pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 ditetapkan sebesar 5,2% secara tahunan (yoy). Target tersebut ada di rentang bawah dari hasil kesepakatan pemerintah dengan Komisi XI DPR RI.

Sebelumnya, pemerintah dan Komisi XI DPR RI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 berada dalam rentang 5,2% yoy hingga 5,5% yoy.

Sementara itu, asumsi inflasi tetap di level 3%. Di sisi lain, asumsi nilai tukar rupiah juga tetap berada di level Rp 14.350 per dolar Amerika Serikat (AS) dengan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor acuan 10 tahun tetap ada di level 6,8%.

Kemudian, pemerintah dan Banggar DPR RI juga menyepakati beberapa target pembangunan tahun depan. Pertama, tingkat pengangguran terbuka (TPT) ditetapkan 5,5% hingga 6,3%.

Kedua, tingkat kemiskinan ditetapkan 8,5% hingga 9,0%. Ketiga, rasio gini di kisaran 0,376 hingga 0,378, dan keempat, Indeks Pembangunan  Manusia (IPM) ditetapkan 73,41 hingga 73,46.

Lebih lanjut, kesepakatan lainnya juga menyangkut target nilai tukar petani di kisaran 103 hingga 105, serta nilai tukar nelayan ditetapkan 104 hingga 106. kbc10

Bagikan artikel ini: