Siap-Siap! Mulai bulan depan mobil LCGC dipungut pajak 3%

Rabu, 15 September 2021 | 07:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah berencana mengebakan pajak untuk kendaraan jenis Low Cost Green Car (LCGC) sebesar 3% pada 16 Oktober 2021.

Penetapan tarif pajak ini berdasarkan skema baru peraturan pemerintah yang dihitung berdasarkan emisi dan konsumsi BBM.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto mengatakan, penetapan pajak dengan skema tersebut adalah langkah yang tepat dalam rangka penurunan kadar polusi serta penghematan pemakaian BBM.

"PPnBM berdasarkan emisi dan konsumsi akan lebih baik dan menunjang tujuan Pemerintah dalam rangka penurunan kadar polusi dan penghematan pemakaian BBM," ujar dia seperti dikutip, Selasa (14/9/2021).

Untuk diketahui, PPnBM sejumlah 3% persen ini merupakan kali pertama bagi jenis mobil LCGC. Saat aturan LCGC terbit pada 2013, kelompok mobil ini mendapatkan keistimewaan dari pemerintah lantaran bebas dari pajak.

Meski demikian, Jongkie mengatakan hal itu tidak akan mengganggu penjualan mobil secara keseluruhan. Sebab, dari penghitungan pajak 3% akan ada perubahan harga sesuai dengan emisi serta konsumsi BBM. Di mana nantinya terdapat mobil yang mengalami kenaikan, namun ada juga yang mengalami penurunan harga.

"Seharusnya tidak mengganggu penjualan secara keseluruhan. Karena akan ada harga yang turun dan akan ada yang naik tarifnya tergantung kadar emisi dan pemakaian BBMnya," katanya.

Namun, saat ditanya soal merek apa saja yang akan naik serta turun, Gaikindo tidak tahu pasti akan hal itu. Sebab, semua tengah diatur oleh masing-masing perusahaan dan belum diinfokan lebih lanjut. kbc10

Bagikan artikel ini: