Ada pandemi Covid-19, peserta BPJS Ketenagakerjaan susut hampir 5 juta

Kamis, 16 September 2021 | 08:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan turun sejak awal mula muncul virus corona atau Covid-19 pada 2019 lalu.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menerangkan jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan pada 2018 memcapai 30,46 juta. Kemudian, pada 2019 mencapai 34,17 juta.

Namun sejak pandemi Covid-19, jumlah peserta mengalami penurunan.

Pada 2020 turun menjadi 29,98 juta peserta. Lalu, pada Maret 2021 turun dari 29,98 juta ke 27,79 juta.

"Bulan Juni sudah mulai berhasil sedikit mulai rebound ke 28,7 juta, Agustus 29,2 juta," ujar Anggoro saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (15/9/2021).

Sejak 2019 hingga Agustus 2021, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami penurunan dari 34,17 juta ke 29,2 juta atau hampir 5 juta peserta.

Dia optimis peserta akan terus bertambah hingga akhir tahun 2021. Prognosa di akhir tahun, yakni 30,5 juta peserta. Meski jauh dari target, yakni 33,67 juta peserta.

"Jumlah yang keluar sebagai peserta juga cukup tinggi akibat peningkatan pengangguran dan berhenti bekerja. Tapi kami tetap optimis akhir tahun ini jumlah kepesertaan bisa naik di kisaran 30 juta orang," ujar Anggoro. kbc10

Bagikan artikel ini: