Beri kompensasi ke pelanggan, Telkom buka semua channel IndiHome

Senin, 27 September 2021 | 17:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan pemberian kompensasi atas kerugian gangguan jaringan fiber optik yang dialami pelanggan IndiHome.

Namun bukan pengurangan tagihan sebagaimana keinginan yang disuarakan banyak pelanggan di media sosial, melainkan Telkom memberikan ganti rugi berupa pembukaan semua channel yang ada di IndiHome TV.

IndiHome TV merupakan layanan televisi berbayar milik Telkom Indonesia yang harganya paketnya menyesuaikan dengan jumlah channel yang dipilih pelanggan.

Adapun pembukaan all channel Indihome TV itu akan diberikan hingga 15 Oktober 2021 mendatang dan sudah mulai berlaku sejak 26 Oktober 2021 kemarin.

"Untuk aktivasi pembukaan all-channel, pelanggan hanya perlu melakukan restart STB (set top box)," ujar Vice President Marketing Management Telkom E Kurniawan dalam keterangan resminya sebagaimana dikutip, Senin (27/9/2021).

Kompensasi lainnya, Telkom Indonesia juga akan memberikan penundaan pembayaran tagihan yang semua 20 September menjadi 25 September kemarin, serta menghilangkan denda keterlambatan pembayaran tagihan.

Dia mengatakan, kompensasi tagihan yang diperoleh sesuai dengan service level guarantee setiap pelanggan dengan mempertimbangkan daerah yang terdampak.

Seperti yang diketahui, Indihome sempat mengalami gangguan karena masalah pada sistem komunikasi kabel laut Jasuka (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam-Pontianak pada Minggu (19/9/2021) sekitar pukul 17.33 WIB.

Gangguan tersebut berdampak pada penurunan kualitas layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia.

Akibatnya, pengguna Indihome di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Natuna, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua sempat terganggu.

Sebelumnya Telkom Group memastikan seluruh layanannya baik fixed broadband termasuk IndiHome maupun mobile broadband milik Telkomsel, sudah kembali normal dan dapat diakses pelanggan seluruh Indonesia.

Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono mengatakan, hingga Jumat (24/9/2021), kapasitas bandwidth telah mencapai target pemulihan 100 persen layanan, seiring dengan bertambahnya kapasitas sebesar 1 Tbps pada Kamis (23/9/2021).

"Hal ini tidak lepas dari upaya peningkatan kapasitas jaringan melalui pengaktifan jalur back-up dan alternatif, khususnya untuk jalur komunikasi ke wilayah tertentu seperti Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Maka, layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband sudah 100 persen kembali normal," ujarnya.

Selain itu, Telkom tengah melakukan penyiapan tim, cableship dan segala kebutuhannya untuk mempercepat proses penyambungan kabel laut Jasuka yang menjadi sumber gangguan.

Dia bilang, kabel laut Jasuka yang menjadi sumber gangguan berasal dari titik sekitar 1,5 kilometer lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut.

"Perbaikan kabel laut tersebut akan selesai pada minggu kedua Oktober 2021, bahkan bisa lebih cepat," imbuh dia.

Pada saat yang sama, kata Pujo, Telkom juga berhasil melakukan upaya rerouting dan back-up link, sehingga perbaikan layanan Telkom Group termasuk IndiHome dapat kembali normal seperti sediakala.

Dengan demikian, pelanggan bisa menikmati kembali layanan Telkom Grup tanpa perlu menunggu selesainya penyambungan kabel laut tersebut.

"Berbagai upaya ini dilakukan guna memastikan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan beragam layanan Telkom Group. Semoga pelanggan dapat kembali beraktivitas secara digital dengan nyaman," ungkap Pujo. kbc10

Bagikan artikel ini: