Tak ada rasionalisasi, rotasi karyawan saat integrasi Pelindo berdasarkan kompetensi

Rabu, 29 September 2021 | 12:09 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pelindo 3 Edi Priyanto menegaskan bahwa pelaksanaan integrasi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III dan IV tidak akan mengakibatkan adanya rasionalisasi karyawan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Secara umum tidak ada perubahan. Tidak ada rasionalisasi dan juga tidak ada penurunan pendapatan. Bahkan ketika karyawan ditempatkan di tempat lain mereka akan ada tambahan atau insentif. Dan tambahan ini tergantung koefisien di masing-masing pelabuhan," ujar Edi Priyanto di Surabaya, Rabu (29/9/2021).

Dia mengungkapkan bahwa kebijakan integrasi Pelindo yang bakal dijalankan mulai Jumat (1/10/2021) memang berdampak pada pengaturan kembali karyawan yang ada di tubuh Pelindo karena adanya kebutuhan organisasi.

"Ketika dibutuhkan organisasi, maka saat itu dilakukan rotasi. Tetapi rotasi itu dengan mempertimbangkan kompetensi dan formasi yang tersedia. Dan ini adalah bagian dari peningkatan kompetensi. Jadi nantinya tujuan dari integrasi ini apa, yaitu untuk terjadinya standarisasi, tidak hanya sistem tetapi juga kompetensi SDM," tegasnya.

Dengan adanya rotasi karyawan diharapkan pergeseran akan terjadi sehingga terjadi pemerataan di SDM di pelabuhan di seluruh Indonesia. "Itu adalah salah satu tujuan dilakukannya integrasi Pelindo," tegas Edi.

Namun, rotasi tidak dilakukan untuk semua karyawan dan jabatan. Rotasi hanya dilakukan untuk pejabat setingkat dibawah direksi hingga dua tingkat dibawah direksi. "Rotasi yang dilakukan pada awal masa transisi ini adalah jabatan struktural yang memerankan fungsi penyiapan strategi bisnis di pusat," tambahnya.

Dia menegaskan bahwa saat ini Pelindo sudah mengantongi sejumlah nama yang bakal ditempatkan di posisi sesuai dengan kompetensinya. Khusus untuk karyawan di Pelindo III, ada sekitar 30 karyawan yang akan ditempatkan di pusat.

"Secara floating sudah dimulai dari sekarang karena kita sudah memiliki peta SDM Pelindo I, II, III dan IV. Dari 7 ribu karyawan itu kita petakan semua. Secara struktural sudah kita mendapatkan kompetensinya, kualifikasinya. Sehingga kita sudah bisa menempatkan sesuai kebutuhan saat ini," ujarnya.

Penempatan tersebut menurutnya belum definitif karena setelah 3-4 bulan akan dilakukan evaluasi, apakah mereka memang layak di posisi tersebut atau tidak layak.

"3-4 Bulan lagi akan dilakukan evaluasi. Tentunya akan ada lagi fit and proper. Ini untuk memastikan apakah dia layak di posisi itu atau tidak," tegas Edi.

Selain itu, rotasi yang dilakukan bersifat campur agar terjadi akulturasi budaya. Ini penting untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan melanjutkan hal yang baik.

"Kalau dalam transformasi itu kunci utama ada dalam perubahan budayanya, change management-nya. Mana yang bagus, ya ini yang akan dipakai. Sama, nanti terminal juga akan distandarkan, tidak hanya distandarkan soal sistemnya tetapi juga dalam standarisasi bisnis proses dan standarisasi layanan. Kalau sudah seperti itu nanti layanannya sama, makanya SDM juga harus sama, makanya kompetensi harus sama. Jangan sampai Jakarta berbeda dengan di Medan dan Makassar," pungkas Edi.kbc6

Bagikan artikel ini: