Airlangga klaim 84 persen UMKM kembali beraktivitas

Selasa, 5 Oktober 2021 | 16:02 WIB ET
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengklaim sepanjang tahun 2021, sekitar 84 persen usaha mikro kecil menengah (UMKM) telah kembali beraktivitas. Sektor ini memerankan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Jumlahnya mencapai 64,2 juta dengan kontribusi 61,51 persen atau Rp 9.850 triliun.

"Dari kegiatan di tahun 2021 ini, 84 persen sudah kembali beraktivitas," kata Airlangga dalam Webinar Semangat dan Aksi Perempuan Andalan untuk Indonesia, Selasa (5/10/2021).

Seperti diketahui, sektor UMKM menjadi yang paling terpukul karena pandemi Covid-19. Apalagi serapan tenaga kerja mencapai 90 persen dan menyerap investasi yang besar.

Dalam situasi ini, pemerintah telah mendorong pelaku UMKM untuk berpindah ke pasar online lewat berbagai platform jual beli yang ada. Berdasarkan laporan yang diterima, Airlangga menyebut ruang digital menjadi salah satu faktor UMKM bertahan di masa pandemi.

"Usaha mikro telah terdigitaliasasi dan ini juga menjadi salah satu hal untuk bertahan dalam masa pandemi," kata Airlangga.

Dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pemerintah secar khusus telah mengalokasikan anggaran Rp 95,13 triliun untuk menolong sektor UMKM. Anggaran tersebut disalurkan pemerintah dalam beberapa program, antara lain subsidi bunga KUR, penempatan dana pemerintah di perbankan yang disalurkan dalam bentuk pembiayaan, Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), Bantuan Langsung Tunai (BLT) PKL dan warung.

Dari anggaran tersebut, telah terealiasai sebesar Rp 61,61 triliun. Adapayn penyaluran kredit untuk UMKM telah mencapai Rp 32,72 triliun. Airlangga menyebut dari dana yang disalurkan 90 persen debitur dari kalangan perempuan.

"Dalam penyaluran KUR Super Mikro lebih dari 90 persen debitur perempuan," kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: