Gubernur Jatim sampai bupati Sidoarjo apresiasi program vaksinasi HIPMI

Jum'at, 8 Oktober 2021 | 09:48 WIB ET

SIDOARJO - Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jawa Timur atau BPD HIPMI Jatim berkomitmen membantu pemerintah melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 guna mendorong pemulihan ekonomi Jatim. 

Kali ini, BPP HIPMI dan BPD HIPMI Jatim serta BPC HIPMI Surabaya dan Sidoarjo didukung oleh PT Angkasa Pura I, Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) Juanda, Pangkalan Udara Angkatan laut (Lanudal) Juanda serta Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, PT Batulicin Enam Sembilan, PT Borneo Indobara, PT Dian Mega Kurnia dan Kadin Surabaya menggelar vaksinasi Covid-19. Sebanyak 5.000 dosis vaksin disiapkan untuk pekerja di area bandara, calon penumpang pesawat yang belum tervaksin, warga sekitar Bandara Juanda, serta masyarakat umum lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Sidaoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Bendahara Umum BPP HIPMI, General Manager PT Angkasa Pura I Laksma TNI Sisyani Jaffar, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, Acub Zaenal Amoe, MPH dan  Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto.

Ketua Umum HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming mengungkapkan, vaksinasi massal ini adalah bagian dari vaksinasi nasional BPP HIPMI untuk menjaga herd immunity. Di Jatim, HIPMI Jatim telah melaksanakan di Gresik sebanyak 15.000 dosis, sebagai pintu gerbang ekonomi Jatim dari laut dan kedua dilaksanakan di Bandara Juanda sebagai pintu masuk ekonomi Jatim dari udara. 

Selain itu BPD Hipmi Jatim bersama BPC-BPC Hipmi di tingkat Kabupaten/Kota juga telah melaksanakan vaksinasi antara lain di Bangkalan, Banyuwangi, Probolinggo, Blitar, Sidoarjo, dan beberapa kota/kabupaten lain.

“Pemberian vaksin ini sebagai bentuk kepedulian HIPMI agar pandemi Covid-19 bisa lekas teratasi. Sehingga diharapkan dengan adanya vaksinasi ini, bisa memabntu menggerakkan kembali roda ekonomi Jatim dan Indonesia,” kata Rois Sunandar Maming di sela pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Bandara Juanda, Sidoarjo, Kamis (7/10/2021).

Dia mengungkapkan, HIPMI berkomitmen untuk terus mendorong program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN). Terlebih Jatim menjadi provinsi dengan kontribusi terbesar ke dua setelah DKI Jakarta terhadap ekonomi Nasional. “Kontribusi Jatim terhadap ekonomi Nasional mencapai 24,93 persen. Jika Jatim bisa kembali bergerak dengan cepat, saya yakin ekonomi nasional juga akan tumbuh lebih cepat,” tandasnya.

Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indah Parawansa mengapresiasi HIPMI Jatim atas kegigihannya dalam membantu percepatan vaksinasi Covid-19, utamanya di daerah pinggiran. 

Dia menegaskan bahwa upaya yang telah dilakukan HIPMI Jatim untuk melakukan penyisiran dalam pemberian vaksinasi di daerah perbatasan antara Surabaya dan Sidoarjo telah membantu Jawa Timur untuk terus bangkit dan bergerak. 

"Hari ini saya sampaikan terimakasih, karena ini di pinggiran, yang biasanya di Surabaya tidak tersisir, di Sidoarjo juga tidak tersisir. Dari daerah-daerah pinggiran seperti ini memang harus membutuhkan sapaan yang lebih spesifik. Dan betul, ternyata dari yang mengikuti di dalam agak banyak yang baru pertama kali," ujar Khofifah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengungkapkan, pemulihan ekonomi tidak akan bisa dicapai tanpa vaksinasi. "Maka kami berterima kasih kepada teman-teman HIPMI yang membantu mengakselerasi vaksinasi," kata Muhdlor.

Saat ini, capaian vaksinasi Covid-19 untuk wilayah Sidoarjo untuk dosis pertama sebesar 65 persen dan dosis kedua sebesar 35 persen. "Ini sudah bagus dan harus dipertahankan, tinggal jaga titik vital di Sidoarjo, salah satunya Juanda yang menjadi pintu masuk ekonomi Jatim melalui udara,” ujarnya. kbc9

Bagikan artikel ini: