Bos BI proyeksi transaksi e-commerce tahun ini tembus Rp395 triliun

Rabu, 13 Oktober 2021 | 18:00 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ekonomi dan keuangan digital di Indonesia mengalami perkembangan sangat pesat. Bahkan Bank Indonesia (BI) memprediksi transaksi e-commerce tahun ini tumbuh 48,4% menjadi Rp395 triliun.

"Inilah Indonesia baru sedang berkembang pesat secara digital ekonomi dan keuangan nasional. Untuk transaksi e-commerce tahun ini diprediksi oleh Bank Indonesia tumbuh 48,4% menjadi Rp395 triliun," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam webinar OJK Virtual Innovation Day 2021, Selasa (12/10/2021).

Selain itu transaksi elektronik hingga akhir tahun ini tumbuh sebesar 35,7% dengan nilai mencapai Rp278 triliun. Sedangkan transaksi dan layanan perbankan secara digital diprediksi tumbuh sebanyak 30,1% dengan nilai sebesar Rp35.600 triliun.

Guna mencapai hal tersebut, bank sentral terus menguatkan koordinasi dengan berbagai otoritas dan kementerian/lembaga terkait. Di antaranya dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta berbagai otoritas dan kementerian/lembaga terkait lainnya.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga terus meningkatkan digitalisasi sistem pembayaran dengan meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Blueprint ini bertujuan untuk mengintegrasikan proses digitalisasi.

"Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 bertujuan untuk mengintegrasikan proses dari ujung ke ujung ekonomi dan keuangan digital nasional. Dari digital banking terintegrasi dengan fintech, e-money, hingga terintegrasi pada e-commerce," pungkas Perry. kbc10

Bagikan artikel ini: