BI: PON mampu kerek PDRB Papua hingga Rp1,5 triliun

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:29 WIB ET

JAKARTA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua memperkirakan penyelenggaraan PON XX di Papua mampu membawa peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB) sebesar Rp 950 miliar–Rp 1,5 triliun atau 0,7-1,10% Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) 2020.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Naek Tigor Sinaga dalam siaran pers di Jayapura, Minggu (24/10/2021), mengatakan sektor yang mengalami peningkatan terbesar adalah sektor konstruksi dengan peningkatan Rp778 miliar-Rp926 miliar atau 4,2-5,0%.

"Dampak PON langsung dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat umum," ujarnya.

Menurut Tigor, dampak langsung dirasakan oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran yang tercermin pada peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen ke level 142, meningkat dari 124 pada triwulan II-2021.

"Selanjutnya, UMKM yang turut berpartisipasi dalam PON XX diprakirakan turut mengalami peningkatan omzet hingga 60%," ujarnya.

Dia menjelaskan sektor perdagangan diprakirakan mengalami peningkatan sebesar Rp 52 miliar–Rp 105 miliar di mana sektor transportasi dan pergudangan diperkirakan mengalami peningkatan sebesar Rp 71 miliar-Rp 110 miliar atau 1,94% (yoy) pada 2021 yang didorong oleh peningkatan kuantitas maupun harga tiket pesawat.

"PON XX 2021 sukses dilaksanakan oleh Provinsi Papua, hal tersebut, memberikan dampak signifikan dan menjadi pendorong pemulihan ekonomi sektor non tambang di Papua," katanya.

Dia menambahkan dengan didukung oleh penanganan Covid-19 yang semakin baik, akan menjadi kunci pemulihan ekonomi Bumi Cenderawasih lebih lanjut.

Untuk itu, upaya peningkatan vaksinasi, sosialisasi yang berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penanganan kasus COVID-19 yang baik, perlu dijaga keberlangsungannya dengan didukung penerapan protokol 6M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat). kbc10

Bagikan artikel ini: