Apical rangkul milenial gencarkan minyak sawit berkelanjutan

Kamis, 11 November 2021 | 07:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Apical Group, perusahaan eksportir minyak kelapa sawit, berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk meluncurkan inisiatif minyak sawit berkelanjutan bertajuk "Powered by Palm Oil".

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan praktik bisnis berkelanjutan serta mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya minyak kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin memberi pengetahuan kepada masyarakat bahwa hampir setiap produk yang kita gunakan sehari-hari mengandung minyak sawit. Selain itu, dalam momentum Hari Pahlawan ini, kami berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam mempromosikan minyak sawit berkelanjutan," kata Direktur Apical Group Bernard Riedo dalam Media Gathering: Powered by Palm Oil di Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Adapun para pemangku kepentingan yang terlibat dalam inisiatif ini di antaranya The Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO), Gabungan Industri minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), serta sejumlah Key Opinion Leaders (KOL) dari berbagai industri.

"Kami mendukung Apical untuk terus memproduksi produk turunan dari minyak sawit berkelanjutan sekaligus mengedukasi generasi muda bahwa membeli produk yang menggunakan minyak sawit berkelanjutan bersertifikat adalah pilihan terbaik yang dapat Anda lakukan dalam berkontribusi pada industri minyak sawit yang lebih berkelanjutan," kata Margareth Naulie Panggabean, Outreach and Engagement Manager RSPO Indonesia.

Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga menambahkan kelapa sawit telah menjadi penopang ekspor negara dalam kurun waktu 8 tahun belakangan, selain komoditas batu bara. Tak hanya itu, industri sawit juga berperan dalam penyerapan tenaga kerja  dan menjadi salah satu kontributor dalam devisa negara.

"Dari total 47 juta ton Crude Palm Oil (CPO) yang diproduksi di Indonesia, 20 juta ton adalah konsumsi dalam negeri dengan rincian 9 juta ton untuk penggunaan biodiesel, 7 juta ton untuk pangan, 2,5 juta ton untuk penggunaan oleokimia, dan sisanya untuk penggunaan lainnya. Karena itu, komoditas sawit penting bagi bangsa ini," ujar Sahat.

"Maka, solusinya bukan dengan mengganti minyak sawit dengan minyak nabati lainnya, tetapi bagaimana membuat industri sawit ini lebih berkelanjutan dan lebih solid di mata dunia. Dan ini peran besar yang dihadapi oleh generasi muda kita," imbuhnya.

Dibandingkan negara lain, Indonesia lebih maju dalam hal penggunaan energi baru terbarukan, seperti penggunaan biodiesel.

"Kita harus mengoptimalkan minyak sawit sebagai sumber daya yang dimiliki Indonesia. Program B30 juga menyerap lebih dari 1 juta pekerja dan meningkatkan pendapatan petani. Melalui kegiatan ini, APROBI turut berbagai informasi bahwa minyak sawit tidak hanya untuk bahan makanan tapi juga sumber energi," Jummy Bismar Martua Sinaga, Ketua Riset dan Teknologi APROBI.

Kesempatan sama, Apical juga memperkenalkan 4 Key Opinion Leaders (KOL) dari kampanye "Powered by Palm Oil" yang terdiri dari para praktisi dari berbagai industri, seperti Kwik Wan Tien, General Manager Nutrifood (WRP brands), dan Anisa Sulandana Brahmantyo, De La House Brand Director yang mendukung penggunaan minyak sawit berkelanjutan dalam setiap produk pangan, turunan minyak sawit berkelanjutan dalam setiap produk KAO, dan Tigran Denre Sonda, Eksporter minyak goreng Harumas, yang juga merupakan produk minyak goreng Apical Group, serta Ryan Haryanto, pebalap Asian Formula Renault  yang mendukung penggunaan biodiesel dari bahan baku sawit sebagai upaya membangun ketahanan energi.

Kampanye yang akan di tayangkan setiap 2 minggu sekali sejak 10 November 2021 di seluruh media sosial Apical Group ini merupakan wujud dan upaya Apical untuk memotivasi generasi muda di Indonesia sesuai dengan acuan #Apicalpeduli. Apical sejak tahun 2020 selalu berupaya untuk memotivasi masyarakat melalui berbagai kegiatan untuk menyebar pesan positif sehingga dapat menjadi kunci guna membantu upaya dalam mengakhiri pandemi Covid-19.kbc11

Bagikan artikel ini: