Terbantu insentif pajak, penjualan mobil tahun ini diproyeksi capai 850 ribu unit

Jum'at, 12 November 2021 | 07:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto memproyeksi penjualan mobil tahun 2021 ini bisa mencapai angka 850.000 unit, setelah pada 2020 angka penjualan menurun tajam hanya 530.000 unit.

Selain itu, Menko Airlangga juga meramalkan ekspor kendaraan bermotor meningkat menjadi jadi 300.000 unit di 2021.

"Sektor otomotif dilaporkan (penjualan) tahun kemarin 530.000. Tahun ini, Insya Allah mencapai 850.000. Ekspornya diperkirakan 300.000 unit naik dari tahun kemarin 220.000 unit,"ucapnya saat meresmikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (11/11/2021).

Menko Airlangga menyatakan, proyeksi positif tersebut tak lepas dari adanya sejumlah insentif yang telah diberikan pemerintah. Antara lain perpanjangan diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk kendaraan bermotor hingga akhir Desember 2021.

"Pagu anggaran PPnBM sebesar Rp2,99 triliun. Realisasinya saat ini sudah mencapai Rp1,73 triliun dan dinikmati 6 pabrikan (kendaraan bermotor)," jelasnya.

Pemicu lainnya, kata Menko Airlangga, ialah kian meningkatnya keterampilan SDM sektor otomotif Indonesia untuk menghadirkan komponen yang bisa diproduksi di dalam negeri. Termasuk untuk kendaraan bermotor listrik.

"Jadi, kita berharap akan terus dilakukan Research and Development (R&D) terhadap teknologi untuk kendaraan," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: