Pemerintah sudah guyur dana PEN Rp483,9 triliun

Selasa, 16 November 2021 | 08:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mencatat, realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per 15 November 2021 sudah mencapai Rp483,91 triliun. Angka ini setara 65 persen dari pagu anggaran keseluruhan yaitu sebesar Rp744,77 triliun.

"Terkait dengan perkembangan pemulihan ekonomi nasional, realisasi PEN sudah 65 persen atau Rp483,91 triliun dari pagunya Rp744,77 triliun," kata Menko Airlangga dalam konferensi Pers PPKM, Senin (15/11/2021).

Secara rinci, untuk klaster kesehatan realisasinya mencapai Rp129,3 triliun, klaster perlindungan sosial sudah mencapai Rp132,49 triliun.

Adapun sebelumnya, realisasi PEN pada 5 November 2021 baru mencapai Rp456,35 triliun atau 61,3 persen dari pagu anggaran. Untuk kluster kesehatan realisasinya sudah mencapai Rp126,65 triliun atau 58,9 persen, perlindungan sosial realisasinya Rp132,49 triliun atau 72,4 persen.

Sedangkan realisasi anggaran PEN per 8 Oktober 2021 adalah sebesar Rp416 triliun. Realisasi ini setara dengan 55,9 persen dari pagu indikatif sebesar Rp744 triliun.

"Perkembangan program pemulihan ekonomi ini sampai dengan 8 Oktober itu sudah 55,9 persen atau Rp416, triliun," kata Airlangga.

Dia merinci, untuk realisasi di sektor kesehatan sudah mencapai Rp106,87 triliun, atau sebesar 49,7 persen. Di mana sebagian digunakan untuk diagnostik 63,2 persen atau sebesar Rp2,96 triliun.

Kemudian untuk sektor perlindungan sosial realisasi anggarannya sudah mencapai Rp121,5 triliun atau 65,1 persen. Adapun ini terdiri dari program PKH sudah 73,4 persen atau Rp20,79 triliun, kartu sembako sudah 58,6 persen atau Rp29,26 triliun.

Lalu untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa 56,2 persen atau Rp16,2 triliun dan bantuan subsidi upah (BSU) 75,6 persen atau Rp6,65 triliun.

Selanjutnya untuk program prioritas realisasinya sudah mencapai 55,7 persen atau Rp65,69 triliun, dukungan UMKM sebesar Rp62,04 triliun atau 38 persen, dan insentif usaha sebesar 95,8 persen. kbc10

Bagikan artikel ini: