Terobosan SPIL atasi pandemi: Perbanyak inovasi program digital, perkuat basis komunitas

Kamis, 18 November 2021 | 10:21 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com - Bisnis logistik yang semakin dinamis membuat pelaku usaha membutuhkan layanan pengiriman barang yang mampu memberikan kepastian dan efisiensi. Apalagi ditengah sinyal pemulihan ekonomi yang terus menguat, volume pengiriman barang antar daerah dan antar pulau di sejumlah pelabuhan utama juga terus meningkat. 

“Transportasi logistic laut masih akan menjadi sarana pengiriman barang yang paling kompetitif karena karakter Indonesia sebagai negara kepulauan. Itu sebabnya, SPIL terus melakukan sejumlah terobosan agar kepentingan pelanggan dan pelaku bisnis dapat terpenuhi,” jelas Joshua Jimmy Kai, Marketing Manager PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) dalam press conference secara daring, Jumat (12/11/2021) lalu.

Sebagai salah satu perusahaan pelayaran nasional terbesar di Indonesia, SPIL kini melayani lebih dari 38 pelabuhan tujuan di seluruh tanah air. Dan menjadi salah satu pemain penting dalam kelancaran logistik nasional. Termasuk strategi perusahaan yang selalu berinovasi dalam memastikan kelancaran pengiriman barang. Layanan yang terbaru yaitu SPIL PRIME. 

Konsumen yang menggunakan layanan ini, akan mendapatkan banyak keuntungan. Seperti kepastian mendapat slot kapal, kedatangan truk tepat waktu, jaminan kontainer siap pakai serta mendapatkan prioritas layanan di depo.  

Layanan ini bisa menjadi alternatif bagi pelaku bisnis yang menginginkan kepastian dalam proses pengiriman barang secara efisien. Selain memberikan jaminan pada beberapa fitur layanan, SPIL PRIME juga memberikan jaminan berupa money back guarantee dan penalti berupa potongan biaya jika SPIL tidak dapat memenuhi komitmen dari apa yang dijanjikan.

Dijelaskan Joshua, bahwa dengan jaminan kepastian pelayanan tersebut, SPIL Prime membuat customer tidak perlu ada keraguan lagi dalam urusan transportasi logistik. Salah satunya dibuktikan dengan adanya jaminan asuransi MAG untuk container yang nilainya hingga Rp 100 juta dengan proses klaim lebih cepat, maksimal 7 hari.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan money back guarantee pada pelanggan, khususnya jika ada salah satu dari lima pelayanan yang dijanjikan dan tidak terpenuhi, maka uangnya akan dikembalikan. Pihaknya akan memberikan ganti rugi Rp 200.000 per container 20 feet dan Rp 400.000 untuk container 40 feet.

“Kami sangat yakin terobosan layanan SPIL Prime akan mendapat respons bagus dari customer. Pasalnya, layanan SPIL Prime bersifat prioritas sehingga konsumen dijamin akan mendapatkan kepastian pelayanan dari SPIL, berbeda dengan layanan regular lainnya,” kata Joshua menambahkan.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara Virtual Expo Maritime Indonesia (VEMI) 2021 yang gelar oleh Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners Association (DPP INSA) pada akhir bulan (29/10/2021) lalu, telah menyampaikan bahwa upaya digitalisasi dalam dunia pelayaran diharapkan memperbaiki kondisi supply and demand. Termasuk dengan penerapan National Logistic Ecosystem atau NLE, yang diharapkan bisa menyelaraskan supply and demand dari lalu lintas barang, kargo, bahkan dokumentasi sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang.

Ditambahkannya, bahwa pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II-2021 mencapai 7,07% atau tertinggi dalam 16 tahun terakhir. Bahkan sektor transportasi dan pergudangan menunjukkan pertumbuhan positif tertinggi, yaitu 25,1%. Sementara, secara lebih spesifik, angkutan laut tumbuh 16,4% year on year dengan peningkatan volume perdagangan dunia dan aktivitas ekspor impor Indonesia yang meningkat.

Selain itu, pulihnya permintaan dan meningkatnya harga komoditas global telah membuat neraca perdagangan mengalami surplus selama 17 bulan berturut-turut dan cadangan devisa relatif tinggi yakni sebesar USD 144,8 miliar.

Berdasarkan data Pelindo hingga semester I 2021, pelabuhan-pelabuhan utama yang berada di dua BUMN Pelabuhan, yaitu PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I dan Pelindo III telah mencatat  arus peti kemas domestik sebanyak 1,97 juta Teus, atau meningkat double digit dibanding tahun 2020 pada periode yang sama. Sebuah catatan optimis di tengah situasi yang masih belum pasti. 

Dukung Komunitas Logistik

Di sisi lain, pandemi Covid-19 berdampak pada peningkatan jumlah pengangguran. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan pengangguran terbesar terjadi pada usia produktif, yaitu kelompok anak muda berusia 20-29 tahun. Dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada penduduk usia 20-24 tahun sebesar 17,66 persen pada Februari 2021, meningkat 3,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 14,3 persen.

Atas hal tersebut, SPIL juga turut mendukung upaya pemulihan ekonomi dari sisi ketenagakerjaan akibat dampak pandemi ini. Yaitu dengan meluncurkan Patriot Project atau sebuah program inovasi yang mengajak orang-orang untuk menciptakan peluang kerja dengan berbisnis logistik atau logistic entrepreneur.

"Program (Patriot Project, red.) ini sudah kita inisiasi sejak awal Agustus 2020, dan hingga kini memasuki batch atau periode ketiga,” ungkap Febrian Darmadi, Change Agent Manager PT SPIL, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab program.

Dijelaskannya bahwa, para peserta diberikan materi tentang bisnis proses logistik, yang dimentoring oleh para ahli yang kompeten di bidangnya. Beberapa metode yang diberikan diantaranya, training, coaching dan mentoring. Durasinya, satu bulan terdiri dari satu hari pelatihan dan dilanjutkan dengan pendampingan. kbc6

Bagikan artikel ini: