INAPRO EXPO sukses digelar, Ketum Kadin Surabaya: Bukti kebangkitan ekonomi Jatim

Senin, 29 November 2021 | 00:18 WIB ET
 Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya M. Ali Affandi
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya M. Ali Affandi

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pameran INAPRO EXPO 2021 telah selesai digelar dan berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 1,1 miliar, naik dibanding transaksi INAPRO EXPO 2020 yang mencapai Rp Rp973,3 juta. Keberhasilan tersebut menjadi indikator pemulihan dan  kebangkitan ekonomi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. 

Demikian diungkapkan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya M. Ali Affandi saat penutupan INAPRO EXPO 2021 di Grand City Surabaya, Minggu (28/11/2021) malam. Pameran dengan mengambil tema "Lokal product to global market"  digelar selama empat hari, dari Kamis (25/11/2021) hingga Minggu (28/11/2021) dan didedikasikan untuk mengangkat produk lokal UMKM ke kancah internasional. 

Pameran didukung berbagai asosiasi di Jawa Timur yang terdiri dari Organisasi Peringkat Daerah (OPD) pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur, BUMN/BUMD, asosiasi, serta pelaku usaha, dengan total pengunjung 6.023 orang, selama pameran berlangsung serta menampilkan berbagai produk unggulan kreasi dalam negeri, fashion show, line dance, webinar, dan acara menarik lainnya. 

Lebih lanjut Andik, panggilan akrab Ali Affandi, mengungkapkan bahwa seperi yang telah diungkapkan Gubernur Khofifah bahwa kontribusi ekonomi Jawa Timur terhadap ekonomi pulau Jawa mencapai 25,32 persen. 

Tetapi realisasi ekspor Jawa Timur ke luar negeri selalu dibawah nilai impor, alias defisit. Tentunya perlu ditingkatkan dalam berbagai sektor perdagangan dengan menggelar misi dagang ke seluruh  provinsi dan menstimulus masyarakat untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri. 

"Berkaitan dengan hal tersebut, Kadin Jatim berkolaborasi dengan kabupaten kota di seluruh Jatim telah berupaya menyiapkan tutor, asesor yang bersertifikat dan mencoba ikhtiar mengangkat lokal produk to global market. Dengan upaya ini, insyaallah Indonesia tidak lagi menjadi market tetapi menjadi produsen yang kuat dan tentunya bisa meningkatkan ekonomi Jatim dan indonesia. Harapan kita semua INAPRO EXPO 2021 menjadi pendorong UMKM  menjadi lebih kuat dan bisa memenangkan pasar global," tegasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Pemkot Surabaya, Dr  Ikhsan mengapresiasi pameran Inapro 2021, karena bisa menjadi tanda kebangkitan kembali ekonomi Jatim dan Surabaya. 

"Kami berharap apa yang sudah dilakukan saat ini menjadi momen yang bagus untuk kebangkitan ekonomi. Surabaya tidak punya sumber daya alam, dan hanya mengandalkan jasa yang kami siapkan. Makanya, kalau semua dilakukan oleh Pemkot Surabaya sendiri tidak akan cukup, kami butuh pengusaha, baik provinsi maupun kota untuk membangkitkan Kota Surabaya," kata Ikhsan. 

Untuk itu, kata dia, Pemkot Surabaya berterima kasih kepada pengusaha yang tergabung dalam Kadin Jatim dan Kota Surabaya, karena adanya investasi dan mempunyai ilmunya. 

Disisi lain, Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menambahkan bahwa Kadin Jatim bersama Kadin Kabupaten kota akan terus berkomitmen membantu UMKM untuk terus maju dan menjadi kuat. Salah satunya dengan memperbanyak pameran hybrid untuk mengenalkan produk mereka di kancah nasional dan  internasional.

"Selain INAPRO EXPO 2021, rencananya kami juga akan menggelar pameran INAGRO, yaitu pameran yang dikhususkan untuk mengangkat komoditas pertanian Jatim, khususnya buah-buahan. Kami juga tengah merancang pameran Women Expo yang keduanya bakal mulai kami gelar di tahun depan," pungkas Adik.kbc6

Bagikan artikel ini: