Kerjasama Telkom-Indofarma, Edi Witjara: Inovasi pengembangan ekosistem kesehatan & produk berteknologi informasi

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:56 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Telkom Indonesia melakukan kolaborasi dengan PT Indofarma Tbk yang disaksikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir pada Rabu (8/12/2021). 

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Edi Witjara selaku Direktur Enterprise and Business Service Telkom Indonesia dengan Arief Pramuhanto selaku Direktur Utama Indofarma ini sekaligus membuka jalan untuk lahirnya inovasi yang mendukung makin majunya ekosistem kesehatan di Indonesia.

Dalam keterangan resmi yang diterima kabarbisnis.com di Surabaya, Edi Witjara mengungkapkan bahwa globalisasi pasar menyiratkan banyaknya pelaku bisnis di skala internasional yang tak lagi membedakan pasar domestik dengan pasar luar negeri. Seiring dengan makin terpangkasnya hambatan perdagangan, baik tarif maupun non-tarif, memungkinkan ekspansi bisnis untuk merambah masuk ke pangsa pasar di berbagai negara. 

"Inovasi teknologi informasi dewasa ini makin menjadi prioritas, khususnya di bidang kesehatan. Sehingga, diperlukan suatu ekosistem yang dibangun dengan dorongan kebutuhan bersama akan terobosan-terobosan baru," kata Edi Witjara.

Sektor kesehatan Indonesia mulai memasuki era disrupsi, di mana teknologi digital makin dioptimalkan oleh para pelaku industri, baik produsen maupun pemilik fasilitas kesehatan, untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta peningkatan mutu pelayanan. 

Kolaborasi antara Telkom dengan Indofarma merupakan sinergi antara teknologi dan kesehatan yang diharapkan dapat membawa muatan positif serta berujung pada ragam inovasi produk yang kini tengah dikembangkan oleh Indofarma. 

“Sinergi ini juga akan berdampak pada perekonomian dan makin mendorong Indonesia untuk mampu bersaing di pasar global,” terangnya.

Ia menambahkan, makin banyak institusi kesehatan yang melakukan pembenahan secara internal melalui perbaikan kualitas produk dan pelayanan, yang memungkinkan Indonesia ke depannya menjadi destinasi rujukan kesehatan di tingkat dunia. Dukungan secara eksternal, termasuk dari penyedia layanan teknologi dan informasi, akan mampu mendorong percepatan positioning Indonesia di peta dunia. 

“Ke depannya, Telkom dan holding kesehatan akan menyiapkan road map kesehatan dengan sentuhan teknologi untuk makin memperkuat kemandirian industri farmasi nasional dan meningkatkan skala bisnis,” pungkas Edi Witjara.kbc6

 

Bagikan artikel ini: