Peduli bencana Semeru, Gekrafs Jatim beri kelas trauma healing bagi anak-anak di pengungsian

Senin, 13 Desember 2021 | 08:28 WIB ET

LUMAJANG, kabarbisnis.com: Bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang terjadi pada awal Desember 2021 lalu, namun sampai hari ini masih banyak warga yang berada di lokasi pengungsian.

Mayoritas para pengungsi belum berani kembali ke rumah, dengan alasan kondisi gunung Semeru yang sampai sekarang belum stabil sehingga dikhawatirkan akan terjadi erupsi susulan sewaktu-waktu.

Hal tersebut memunculkan empati dari berbagai komunitas serta organisasi untuk memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak. Salah satunya Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Jawa Timur (Gekrafs Jatim). Organisasi perkumpulan pelaku ekonomi kreatif tersebut terjun langsung ke lokasi pengungsian untuk menyalurkan donasi kepada masyarakat korban terdampak pada Minggu (12/12/2021).

Aksi sosial itu dipimpin langsung oleh Ketua Gekrafs Jatim, Rian Septrianto Maulana bersama 15 pengurus lainnya dari Gekrafs Jatim dan Gekrafs Lumajang.

"Alhamdulillah bersama teman-teman Gekrafs Lumajang, kami bisa turun langsung melihat lokasi bencana, menyalurkan bantuan, dan juga memberikan kelas trauma healing bagi anak-anak di pengungsian SMPN 1 Candipuro," kata Cak Rian di sela aksi sosial.

Ada lebih dari 200 paket sembako berisikan beras, gula, minyak, dan mie instant yang diberikan Gekrafs Jatim untuk mendukung kebutuhan di dapur umum lokasi pengungsian. Selain sembako ada juga bantuan berupa pakaian layak pakai, kebutuhan bayi (bubur bayi, pembalut bayi), mainan, dan ratusan snack bagi anak-anak yang berada di lokasi pengungsian.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Tim BPBD Kabupaten Lumajang yang bertugas di lokasi.

Joko, perwakilan BPBD Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa ada lebih dari 350 pengungsi di lokasi SMPN 1 Candipuro. Tentunya bantuan dari Gekrafs Jatim sangat berguna untuk mencukupi kebutuhan logistik dapur umum bagi warga yang mengungsi ada di lokasi tersebut.

Seluruh pengurus Gekrafs Jatim juga tak lupa memberikan semangat serta turut mendoakan semoga kondisi bisa segera normal sehingga masyarakat bisa pulang kerumah dan beraktifitas kembali seperti sediakala. kbc7

Bagikan artikel ini: