Pemerintah pangkas masa karantina Wanai dari luar negeri

Selasa, 4 Januari 2022 | 10:44 WIB ET
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah memangkas masa karantina Warga Negara Indonesia (WNI) yang kembali dari perjalanan di luar negeri. Pemangkasan tersebut juga bagi warga yang kembali dari negara dengan kasus Omicron tinggi.

Luhut menjelaskan, dalam aturan masa karantina sebelumnya WNI yang kembali dari negara-negara dengan kasus Omicron tinggi wajib karantina 14 hari. Sedangkan WNI yang kembali dari perjalanan luar negeri secara umum wajib karantina 10 hari.

Dalam aturan baru, WNI yang kembali dari negara dengan kasus Omicron tinggi wajib karantina 10 hari. Sedangkan WNI yang kembali dari perjalanan luar negeri wajib karantina 7 hari.

"Diputuskan karantina yang 14 hari menjadi 10 hari, dan yang 10 hari jadi 7 hari," kata Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers hasil rapat terbatas evaluasi PPKM, Senin (3/1/2021).

Luhut memastikan bahwa pemerintah tidak akan memberikan dispensasi bagi mereka yang datang dari luar negeri. Pemerintah hanya akan mengacu pada aturan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Menko Luhut juga menyampaikan bahwa tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia pada dua hari awal tahun 2022.

Dia menyebut, hasil rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo menunjukkan angka-angka terkait Covid-19 menunjukkan tren membaik.

"Yang pertama mungkin, ada dua hari berselang, kasus kematian tidak ada dalam kasus covid-19 (dalam periode) 26 Desember 2021-2 Januari 2022, jadi zero death," terang Menko Luhut. kbc10

Bagikan artikel ini: